Button: Punya Pembalap Utama Lebih Baik
Rabu, 5 Oktober 2011 | 11:59 WIB
Yakin adanya pembalap utama akan lebih bagus, Button puji rekannya Hamilton.
Menjelang GP Jepang di Sirkuit Suzuka, 7-9 Oktober depan, Jenson Button membuat pernyataan sekaligus kesimpulan menarik. Pembalap yang saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara musim balapan Formula 1 2011 itu menyatakan, jalan terbaik untuk memenangkan gelar dunia adalah memiliki pembalap utama dalam satu tim.
Seperti diketahui, McLaren/Mercedes, tim di mana Button berada saat ini, tidak menetapkan siapa yang jadi pembalap utama atau nomor 1, di antara Button dan Lewis Hamilton. Red Bull/Renault sebenarnya juga mengklaim seperti itu, namun banyak orang paham bahwa memang Sebastian Vettel-lah yang jadi pembalap utama di tim tersebut.
Sementara Ferrari, jelas-jelas sedari awal sudah memplot Fernando Alonso sebagai pembalap leader-nya. Karena itu menurut Button, seperti disampaikannya kepada Welt Online dan dikutip ESPNF1, cara seperti itulah sebenarnya yang paling tepat untuk dapat meraih gelar juara.
"Jalan terbaik bagi sebuah tim untuk memenangkan gelar juara dunia, tampaknya adalah memiliki pembalap nomor 1 (yang jelas), dan seorang pembalap kedua yang cukup puas di posisi nomor 2," ujar Button. "(Dan) Kami tidak memiliki ini di McLaren," tambahnya.
Terlepas dari faktor setting-an McLaren, Button mengaku dirinya senantiasa merasa senang ketika Hamilton memenangkan sebuah (seri) perlombaan, karena itu adalah untuk kepentingan tim. "Jika saya tak bisa menang, maka saya senang jika dia (Hamilton) menang. Saya akan berpendapat, 'Wah, dia benar-benar melakukannya dengan baik'," tutur Button.
"Begitu pula di sisi lain, akan sama saja, karena kami memang membalap untuk tim yang sama. Sebuah kemenangan akan selalu bagus bagi suasana di dalam tim," lanjutnya.
Ketika ditanyakan soal perbedaan gaya membalapnya dengan Hamilton, Button justru banyak memuji rekannya itu. Ia mengatakan bahwa hal yang menonjol adalah kemampuan Hamilton dalam mencapai hasil maksimum meski dengan mobil yang kurang bagus.
"Lewis (Hamilton) sangat bagus. Bahkan meski mobilnya sedang tidak sempurna, dia tetap membuat peluang (menang) lebih banyak daripada saya. Saya, di sisi sebaliknya, selalu merasa tak nyaman ketika mobil tidak sesuai dengan ide atau harapan saya. Jika saya tak bisa mendapatkan set-up optimal, saya akan kesulitan memacu mobil dengan cepat," jelasnya.
Menjelang GP Jepang di Sirkuit Suzuka, 7-9 Oktober depan, Jenson Button membuat pernyataan sekaligus kesimpulan menarik. Pembalap yang saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara musim balapan Formula 1 2011 itu menyatakan, jalan terbaik untuk memenangkan gelar dunia adalah memiliki pembalap utama dalam satu tim.
Seperti diketahui, McLaren/Mercedes, tim di mana Button berada saat ini, tidak menetapkan siapa yang jadi pembalap utama atau nomor 1, di antara Button dan Lewis Hamilton. Red Bull/Renault sebenarnya juga mengklaim seperti itu, namun banyak orang paham bahwa memang Sebastian Vettel-lah yang jadi pembalap utama di tim tersebut.
Sementara Ferrari, jelas-jelas sedari awal sudah memplot Fernando Alonso sebagai pembalap leader-nya. Karena itu menurut Button, seperti disampaikannya kepada Welt Online dan dikutip ESPNF1, cara seperti itulah sebenarnya yang paling tepat untuk dapat meraih gelar juara.
"Jalan terbaik bagi sebuah tim untuk memenangkan gelar juara dunia, tampaknya adalah memiliki pembalap nomor 1 (yang jelas), dan seorang pembalap kedua yang cukup puas di posisi nomor 2," ujar Button. "(Dan) Kami tidak memiliki ini di McLaren," tambahnya.
Terlepas dari faktor setting-an McLaren, Button mengaku dirinya senantiasa merasa senang ketika Hamilton memenangkan sebuah (seri) perlombaan, karena itu adalah untuk kepentingan tim. "Jika saya tak bisa menang, maka saya senang jika dia (Hamilton) menang. Saya akan berpendapat, 'Wah, dia benar-benar melakukannya dengan baik'," tutur Button.
"Begitu pula di sisi lain, akan sama saja, karena kami memang membalap untuk tim yang sama. Sebuah kemenangan akan selalu bagus bagi suasana di dalam tim," lanjutnya.
Ketika ditanyakan soal perbedaan gaya membalapnya dengan Hamilton, Button justru banyak memuji rekannya itu. Ia mengatakan bahwa hal yang menonjol adalah kemampuan Hamilton dalam mencapai hasil maksimum meski dengan mobil yang kurang bagus.
"Lewis (Hamilton) sangat bagus. Bahkan meski mobilnya sedang tidak sempurna, dia tetap membuat peluang (menang) lebih banyak daripada saya. Saya, di sisi sebaliknya, selalu merasa tak nyaman ketika mobil tidak sesuai dengan ide atau harapan saya. Jika saya tak bisa mendapatkan set-up optimal, saya akan kesulitan memacu mobil dengan cepat," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




