Jakarta Souvenir Design Award 2013 Kembali Digelar
Sabtu, 13 Juli 2013 | 08:23 WIB
Jakarta - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DKI Jakarta untuk kali keempat menggelar Jakarta Souvenir Design Award (JSDA) 2013. Ajang ini ditujukan untuk menemukan kreasi desain suvenir terbaik ciri khas kota Jakarta.
Acara ini memperebutkan piala JSDA yang diharapkan mendorong industri kreatif untuk terus tumbuh dan berkembang, serta mengundang minat para desainer muda, perajin, dan UKM untuk berkreasi dengan mengeksplorasi potensi kota ini.
JSDA tahun ini mengangkat kampanye green environment. Diharapkan karya-karya dari para finalis menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan juga bahan-bahan yang bisa mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Faktor ini juga akan menjadi bagian penilaian juri.
Pendaftaran karya peserta telah berlangsung sejak 1 Juni–8 Juli 2013. Nama-nama para finalis akan diumumkan melalui situs milik Dekranasda pada tanggal 15 Juli 2013.
Selain itu, para finalis juga berhak untuk mengikuti workshop yang akan digelar pada 18 Juni 2013 di Senayan City dengan bahasan Hak Kekayaan Intelektual yang dilanjutkan dengan review produk dari masing-masing finalis. Karya-karya para finalis juga akan dipamerkan dalam JSDA 2013 Exhibition mulai 1–18 Agustus 2013 di Main Atrium, lantai 1 Senayan City.
Para pemenang dari JSDA 2013 akan mendapatkan total hadiah Rp 52.500.000 dengan beberapa kategori penilaian, yaitu Best Design, Kategori Binaan/UKM, Kategori Profesional/Umum, Kategori Mahasiswa, dan Favorit. Pengumuman pemenang dan pemberian penghargaan diberikan langsung oleh pada acara Seremoni Penutupan JSDA 2013 oleh Ketua Dekranasda DKI Jakarta, Ibu Iriana Joko Widodo pada 18 Agustus 2013 di Senayan City.
Hasil karya para pemenang nantinya akan diproduksi secara massal dan diharapkan dapat menjadi suvenir ciri khas kota Jakarta yang dapat mengangkat nilai dan derajat kerajinan nasional di mata internasional.
Diharapkan dengan digelarnya JSDA ini maka akan ditemukannya suvenir yang dapat dinikmati bukan saja oleh para wisatawan, namun juga oleh warga kota agar lebih mencintai kotanya dan turut menciptakan Jakarta sebagai kota yang ramah lingkungan.
Melalui program ini juga, diharapkan dapat menarik minat warga kota Jakarta untuk menggunakan tas belanja, sebagai salah satu upaya mengurangi produksi sampah kota.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




