Metland Minta Jembatan Antar Mal Dikaji Ulang

Senin, 15 Juli 2013 | 15:25 WIB
P
FH
Penulis: Pamudji | Editor: FER
Ilustrasi pembangunan proyek properti dalam rangka pertumbuhan ekonomi.
Ilustrasi pembangunan proyek properti dalam rangka pertumbuhan ekonomi. (Antara)

Bekasi - Perusahaan properti PT Metropolitan Land (Metland) Tbk menilai rencana pembangunan jembatan penghubung antarmal di Kota Bekasi, Jawa Barat, perlu dikaji ulang.

"Kami belum diajak berunding terkait gagasan Pemkot Bekasi untuk membangun jembatan terintegrasi antarmal di Jalan Ahmad Yani Bekasi Selatan," ujar Presiden Direktur Metland Nanda Widya, di Bekasi, akhir pekan lalu.

Gagasan terkait jembatan penghubung tersebut dilontarkan oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi guna menekan kemacetan lalu lintas di sekitar Jalan Ahmad Yani akibat lalu lalang pengunjung mal.

Jembatan tersebut rencananya akan menyambungkan pusat perbelanjaan Metropolitan Mal (Metmal) dan Mega Bekasi Hypermart dengan jarak sekitar 300 meter yang membentang di atas Jalan Raya Ahmad Yani.

Menurut Nanda, rencana pembangunan jembatan penghubung tersebut, dipastikan tidak akan mudah direalisasikan karena akan melibatkan banyak pihak.

"Pengembang pusat perbelanjaan yang akan dihubungkan dengan skywalker itu beda, belum lagi ada lahan pemerintah. Jadi tidak akan semudah itu merealisasikannya," kata Nanda.

Tanpa harus disambung dengan skywalker, kata dia, roda ekonomi di wilayah setempat sudah tumbuh dengan pesat, bahkan telah menjadi pusat bisnis dan perniagaan di Kota Bekasi.

"Saya menilai, rencana itu perlu dikaji ulang dengan melibatkan masing-masing pihak yang berkepentingan," ujar dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon