Menpora Buka Fornas Pertama di Jakarta
Kamis, 6 Oktober 2011 | 13:05 WIB
Olahraga rekreasi diharapkan bisa terus berkembang dan kelak juga berprestasi.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng membuka secara resmi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) untuk pertama kalinya, di Parkir Timur Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis. "Kami menyambut gembira dan mengapresiasi dengan diadakannya Fornas ini," kata Andi.
Andi mengatakan, olahraga rekreasi, prestasi maupun pendidikan, itu tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, ia mengaku sangat mendukung banyaknya festival olahraga yang diadakan.
"Festival olahraga bisa membuat anak-anak muda maupun para orang tua untuk gemar berolahraga. Apa saja bisa dijadikan olahraga, mulai dari jalan kaki, lari, sepeda gembira, pencak silat, maupun senam poco-poco," ujar Andi yang dijadwalkan akan bertolak ke Palembang untuk meninjau persiapan SEA Games ke-26 itu.
Andi mengharapkan, jika olahraga tradisional ini semakin berkembang, nantinya akan muncul-muncul atlet baru yang bisa mengharumkan nama bangsa.
Sementara itu, Ketua KONI Rita Subowo mengatakan, olahraga tradisional perlahan mulai bergeser, dari yang sebelumnya hanya dimainkan di kalangan masyarakat, menjadi kompetisi internasional. "Seperti tarung derajat, yang mulai melakukan eksibisi pertamanya pada saat SEA Games mendatang," jelas Rita.
Rita mengatakan, ke depannya perlu dilakukan sinergitas olahraga yang dipertandingkan di ajang internasional, dengan olahraga tradisional. Dengan demikian, diharapkan olahraga tradisional bisa masuk ke dalam cabang formal.
Sementara itu, Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), Haryono Isman mengatakan, festival ini bisa dijadikan ajang kompetisi tingkat nasional bagi olahraga tradisional. "Semacam PON untuk semua olahraga rekreasi yang ada di seluruh tanah air," kata mantan Menpora ini.
Haryono mengatakan, festival ini juga dijadikan untuk memperkenalkan Indonesia sebagai tuan rumah 'Tafisa World Sport for All Games' yang akan diselenggarakan di Jakarta, pada 2016 mendatang. "Saya berharap kegiatan ini bisa berlangsung rutin, paling tidak sekali dalam empat tahun, seperti PON," harapnya.
Dalam festival nasional ini, terdapat 27 jenis olahraga rekreasi. Kategorinya terdiri dari kejuaraan nasional, eksibisi dan festival olahraga tradisional, olahraga berbahaya dan modern, serta olahraga massal.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng membuka secara resmi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) untuk pertama kalinya, di Parkir Timur Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis. "Kami menyambut gembira dan mengapresiasi dengan diadakannya Fornas ini," kata Andi.
Andi mengatakan, olahraga rekreasi, prestasi maupun pendidikan, itu tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, ia mengaku sangat mendukung banyaknya festival olahraga yang diadakan.
"Festival olahraga bisa membuat anak-anak muda maupun para orang tua untuk gemar berolahraga. Apa saja bisa dijadikan olahraga, mulai dari jalan kaki, lari, sepeda gembira, pencak silat, maupun senam poco-poco," ujar Andi yang dijadwalkan akan bertolak ke Palembang untuk meninjau persiapan SEA Games ke-26 itu.
Andi mengharapkan, jika olahraga tradisional ini semakin berkembang, nantinya akan muncul-muncul atlet baru yang bisa mengharumkan nama bangsa.
Sementara itu, Ketua KONI Rita Subowo mengatakan, olahraga tradisional perlahan mulai bergeser, dari yang sebelumnya hanya dimainkan di kalangan masyarakat, menjadi kompetisi internasional. "Seperti tarung derajat, yang mulai melakukan eksibisi pertamanya pada saat SEA Games mendatang," jelas Rita.
Rita mengatakan, ke depannya perlu dilakukan sinergitas olahraga yang dipertandingkan di ajang internasional, dengan olahraga tradisional. Dengan demikian, diharapkan olahraga tradisional bisa masuk ke dalam cabang formal.
Sementara itu, Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), Haryono Isman mengatakan, festival ini bisa dijadikan ajang kompetisi tingkat nasional bagi olahraga tradisional. "Semacam PON untuk semua olahraga rekreasi yang ada di seluruh tanah air," kata mantan Menpora ini.
Haryono mengatakan, festival ini juga dijadikan untuk memperkenalkan Indonesia sebagai tuan rumah 'Tafisa World Sport for All Games' yang akan diselenggarakan di Jakarta, pada 2016 mendatang. "Saya berharap kegiatan ini bisa berlangsung rutin, paling tidak sekali dalam empat tahun, seperti PON," harapnya.
Dalam festival nasional ini, terdapat 27 jenis olahraga rekreasi. Kategorinya terdiri dari kejuaraan nasional, eksibisi dan festival olahraga tradisional, olahraga berbahaya dan modern, serta olahraga massal.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




