Perwira Polisi Diduga Aniaya Juru Parkir

Selasa, 16 Juli 2013 | 17:56 WIB
M
B
Penulis: MKL | Editor: B1
Ilustrasi pemukulan
Ilustrasi pemukulan (istimewa/istimewa)

Bekasi - Seorang juru parkir diduga mendapat penganiayaan dari oknum perwira Polresta Bekasi Kota. Korban menderita luka lebam di bagian wajah.

Korban diketahui Agus Rahyudin (39) diduga telah dianiaya oleh perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi, yang berdinas di Polresta Bekasi Kota. Pelaku diketahui berinisial EA.

Selain menjadi juru parkir di Mapolresta Bekasi Kota, korban juga tercatat sebagai petugas kebersihan. Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bekasi Kota atas dugaan penganiayaan dengan nomor laporan polisi LP/1763/K/VII/2013/SPKT/Resta Bekasi Kota.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Senin (15/7) kemarin. Saat itu, Agus hendak melakukan rutinitasnya di halaman depan Mapolresta Bekasi Kota usai membersihkan salah satu ruangan.

Namun perwira polisi yang diduga pelaku tersebut memanggil korban dengan nada tinggi. "Agus kemana Agus?" katanya menirukan korban.

Dirinya diancam dan dilarang jadi petugas parkir di Mapolresta Bekasi Kota.

"Tiba-tiba dia langsung memukul di pelipis," kata korban yang merupakan warga RT 01/RW 26, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi ini.

Agus mengaku bingung terkait motif penganiayaan oknum polisi tersebut, yang tanpa alasan langsung menghajar dirinya. Mendapatkan dua kali pukulan, lalu Agus bilang jika ia sedang puasa.

Pelaku kemudian memukul kembali di bagian ulu hati.

"Awas kalau parkir lagi, saya kandangin di provost," kata Agus menirukan ancaman oknum polisi itu.

Dirinya melaporkan oknum polisi itu ke SPKT Polresta Bekasi Kota. Usai melapor, korban kemudian visum dan berobat di RSUD Kota Bekasi.

"Saya menuntut keadilan, agar pelaku dihukum yang setimpal dan diproses sesuai hukum," ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Nuredy Irwansyah, mengaku akan menindaklanjuti dan memeriksa kembali laporan polisi yang telah dibuat. "Saya cek dulu," kata Nuredy, Selasa (16/7).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon