Dua Orang Luka Tembak Akibat Aksi Kawanan Perampok Bersenpi
Rabu, 17 Juli 2013 | 07:07 WIB
Jakarta - Kawanan perampok bersenjata api (senpi) beraksi di sebuah rumah kos yang berada di Jalan Permata no 27, RT 06/05 Kelurahan Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Rabu (17/7) dinihari.
Aksi perampok tersebut, menyebabkan dua orang harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, karena mengalami luka tembak. Belum diketahui berapa kerugian materi akibat peristiwa perampokan ini.
Santonius Simanjuntak (47), sang pemilik rumah kos mengalami luka tembak di bagian pelipis. Sementara korban lainnya yang diketahui bernama Erwin Gultom (25) yang diketahui seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) terluka di bagian perut.
"Korban Santo itu profesinya guru, dia kena di bagian pelipis. Sementara satu korban lainnya yang anggota TNI kena di bagian perut," kata Jackson (28), salah seorang penghuni kos yang menjadi saksi dalam peristiwa ini, saat ditemui di lokasi kejadian.
Dengan merusak bagian engsel pintu gerbang rumah kos, kawanan perampok merangsek ke dalam area parkir beberapa motor milik para penghuni. Aksi para pelaku yang diduga akan mencuri motor milik penghuni ini diketahui oleh kedua korban yang sempat berupaya menghalau tindak kejahatan tersebut.
"Sepertinya mereka melawan, makanya terluka," kata Jackson.
Jackson menuturkan, dirinya sedang berada di dalam kamarnya di lantai dua rumah kos dan tak mengetahui persis peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.45 WIB tersebut.
Dikatakan, dirinya yang hanya mendengar suara tembakan, segera keluar kamar dan melihat dua orang kawanan perampok sedang memegang senjata api rakitan di area parkir motor rumah kos. Sementara, kedua korban terlihat memegangi bagian tubuh mereka yang terluka.
"Saya tidak tahu bagaimana mulanya. Begitu terdengar suara tembakan saya langsung ke luar kamar. Sepertinya setelah terkena pelipis Santo, pelurunya entah gimana terkena perut Gultom," tuturnya.
Tak lama, penghuni kos lainnya segera keluar kamar mereka masing-masing yang berada di lantai dua. Menyadari aksinya sudah diketahui, para perampok langsung mengarahkan senjata api kepada para penghuni sambil mengancam.
"Para perampok itu mengancam dengan menyuruh kita diam. Tidak ada yang berani, semua pada nunduk di balik tembok teras di lantai dua," kata Jackson.
Setelah mengancam dengan senjata api, kedua perampok segera melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor yang diparkir di luar area rumah kos. Kawanan perampok kabur ke arah daerah Cililitan, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur.
Jackson menduga selain dua orang perampok yang masuk ke dalam area, terdapat seorang pelaku lainnya yang sudah menunggu di depan rumah kos tersebut.
"Samar-samar saya lihat kedua pelaku perawakannya kurus, kecil, dekil. Yang masuk memang dua orang, tapi kata beberapa kawan, ada seorang lagi yang sudah menunggu di luar," paparnya.
Setelah kawanan perampok melarikan diri, kedua korban dengan menggunakan sepeda motor segera dilarikan ke Rumah Sakit Haji Pondok Gede.
Kanit Reskrim Polsek Makasar, Iptu Sutono mengatakan setelah mendapat informasi ini, pihaknya segera ke lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Untuk mengidentifikasi kawanan perampok tersebut, pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah.
"Intinya kasus ini masih dalam penyelidikan, dan kami juga masih mengumpulkan informasi yang kami butuhkan untuk memburu pelaku," kata Sutono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




