Skuad SEA Games Dikukuhkan Akhir Oktober
Kamis, 6 Oktober 2011 | 19:21 WIB
Beberapa cabang olahraga sudah memasukkan nama, sebagian segera menyusul.
Jajaran Program Indonesia Emas (Prima) terus berpacu dengan waktu menyelesaikan finalisasi skuad akhir SEA Games, yang nantinya akan dikukuhkan sebagai kontingen resmi. Meskipun masih ada pengurus besar cabang olahraga yang menyerahkan nama-nama atlet yang akan masuk tim inti, pihak Prima optimis skuad inti akan segera dapat dibentuk.
"Masih ada cabang-cabang yang sedang latih tanding di luar negeri. Kami memberi mereka waktu untuk menyeleksi atlet-atlet yang berpeluang medali," ujar Kepala Bidang Operasional Prima, Surya Dharma, Kamis (6/10).
"Akhir bulan ini akan selesai. Bagi cabang yang sudah menyerahkan nama, tidak akan bisa diubah lagi," tambahnya.
Dijelaskan Surya, olahraga berkuda, salah satu cabang yang tidak dipertandingkan di SEA Games 2009 di Laos misalnya, telah menetapkan nama-nama atlet yang akan berlaga saat perlombaan digelar di Arthayasa Stables, Depok, Jawa Barat, 22-25 September mendatang.
Dalam cabang itu, di nomor eventing, Federasi Equestrian Indonesia menetapkan lima nama penunggang terpilih. Masing-masing yaitu Anto Budiarto, Ardi Hapsoro, Albert Pelealu, Pingkan Motira dan Asep Lesmana. Sementara di nomor show jumping, Ardi kembali tampil bersama rekan-rekan setimnya, yaitu Andri Sutoyo, Dennis Christian Sanjaya, Raymen Kaunang dan Putri Hamidjojo. Sedangkan untuk nomor dressage (tunggang serasi), penunggang senior Larasati Gading kembali berlaga bersama tiga rekan lainnya, yaitu Alvaro Manayang, Djolfi Momongan dan Ferry Sutoyo.
"Dengan terpilihnya atlet dan kuda yang akan berlaga di SEA Games nanti, kami berharap dapat meraih dua medali emas. Para atlet dan kuda (itu) terpilih dengan penilaian yang ketat," kata Ketua Umum EFI Irvan Yusrizal Gading.
Dijelaskan lagi, Persatuan Kempo Indonesia (Perkemi) juga telah menyerahkan nama-nama atlet yang akan bertanding nanti. Dari 16 nomor yang dipertandingkan, Indonesia menargetkan lima medali emas di cabang yang baru pertama kalinya dipertandingkan di SEA Games itu.
"Itu adalah hasil rapat tim pelatih, pengurus dan Satlak Prima," ujar Nasrul Qadar, pelatih Kempo. Kelima emas itu diharapkan dari L Nyoman Sudharmawan (randori putra 65 kg), Ana Yunita (randori putri 45 kg), Pratama Dani dan Rifqi Andrian (embu berpasangan yudansha putra), Arief Rahman Nasir dan Refi Pratama (kyu kenshi putra), serta dantai embu yudansha (nomor artistik) yang terdiri dari delapan orang.
Berikutnya, Persatuan Boling Indonesia juga sudah menyerahkan nama-nama atletnya. Di tim putra, peraih emas Asian Games 2006 Ryan Lalisang kembali dipercaya sebagai andalan tim Indonesia. Empat nama lainnya adalah Yeri Ramadona, Oscar, Hardy Rachmadani dan Harry Al Ashari. Sedangkan di tim putri, peraih emas SEA Games 2007 Tannya Roumimper dan Sharon Adelina Limansantoso, kembali tampil bersama peboling nasional lainnya, yaitu Putty Insavilla Armein, Novie Phang, Ivana Hie dan Puteri Astari Suni Saputri.
"Target awal kami adalah dua medali emas, single putra/putri atau master putra/putri. Tapi, kami diminta untuk menjadi juara umum sebagai tuan rumah. Kami rasa kansnya besar," ujar Manajer Tim Boling, Isra Taher, yang menyebutkan bahwa di bagian putri, Tannya dan Putty masih menjadi andalan untuk medali, salah satunya di nomor team five.
Saat ini, beberapa cabang lainnya akan segera menyusul untuk menyerahkan nama-nama atletnya. Salah satunya adalah bulutangkis. "Nama-nama belum kita putuskan, karena bulutangkis masih punya waktu hingga 21 hari menjelang SEA Games. Jadi, kami maksimalkan itu, supaya kalau ada yang cedera saya tidak rugi," ujar Manager Tim, Maria Fransisca.
"Kami akan rapat lagi dengan pelatih dan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi, untuk memutuskannya. Kalau sudah disetujui Sekjen dan Ketum, maka akan kami umumkan," tambahnya.
Jajaran Program Indonesia Emas (Prima) terus berpacu dengan waktu menyelesaikan finalisasi skuad akhir SEA Games, yang nantinya akan dikukuhkan sebagai kontingen resmi. Meskipun masih ada pengurus besar cabang olahraga yang menyerahkan nama-nama atlet yang akan masuk tim inti, pihak Prima optimis skuad inti akan segera dapat dibentuk.
"Masih ada cabang-cabang yang sedang latih tanding di luar negeri. Kami memberi mereka waktu untuk menyeleksi atlet-atlet yang berpeluang medali," ujar Kepala Bidang Operasional Prima, Surya Dharma, Kamis (6/10).
"Akhir bulan ini akan selesai. Bagi cabang yang sudah menyerahkan nama, tidak akan bisa diubah lagi," tambahnya.
Dijelaskan Surya, olahraga berkuda, salah satu cabang yang tidak dipertandingkan di SEA Games 2009 di Laos misalnya, telah menetapkan nama-nama atlet yang akan berlaga saat perlombaan digelar di Arthayasa Stables, Depok, Jawa Barat, 22-25 September mendatang.
Dalam cabang itu, di nomor eventing, Federasi Equestrian Indonesia menetapkan lima nama penunggang terpilih. Masing-masing yaitu Anto Budiarto, Ardi Hapsoro, Albert Pelealu, Pingkan Motira dan Asep Lesmana. Sementara di nomor show jumping, Ardi kembali tampil bersama rekan-rekan setimnya, yaitu Andri Sutoyo, Dennis Christian Sanjaya, Raymen Kaunang dan Putri Hamidjojo. Sedangkan untuk nomor dressage (tunggang serasi), penunggang senior Larasati Gading kembali berlaga bersama tiga rekan lainnya, yaitu Alvaro Manayang, Djolfi Momongan dan Ferry Sutoyo.
"Dengan terpilihnya atlet dan kuda yang akan berlaga di SEA Games nanti, kami berharap dapat meraih dua medali emas. Para atlet dan kuda (itu) terpilih dengan penilaian yang ketat," kata Ketua Umum EFI Irvan Yusrizal Gading.
Dijelaskan lagi, Persatuan Kempo Indonesia (Perkemi) juga telah menyerahkan nama-nama atlet yang akan bertanding nanti. Dari 16 nomor yang dipertandingkan, Indonesia menargetkan lima medali emas di cabang yang baru pertama kalinya dipertandingkan di SEA Games itu.
"Itu adalah hasil rapat tim pelatih, pengurus dan Satlak Prima," ujar Nasrul Qadar, pelatih Kempo. Kelima emas itu diharapkan dari L Nyoman Sudharmawan (randori putra 65 kg), Ana Yunita (randori putri 45 kg), Pratama Dani dan Rifqi Andrian (embu berpasangan yudansha putra), Arief Rahman Nasir dan Refi Pratama (kyu kenshi putra), serta dantai embu yudansha (nomor artistik) yang terdiri dari delapan orang.
Berikutnya, Persatuan Boling Indonesia juga sudah menyerahkan nama-nama atletnya. Di tim putra, peraih emas Asian Games 2006 Ryan Lalisang kembali dipercaya sebagai andalan tim Indonesia. Empat nama lainnya adalah Yeri Ramadona, Oscar, Hardy Rachmadani dan Harry Al Ashari. Sedangkan di tim putri, peraih emas SEA Games 2007 Tannya Roumimper dan Sharon Adelina Limansantoso, kembali tampil bersama peboling nasional lainnya, yaitu Putty Insavilla Armein, Novie Phang, Ivana Hie dan Puteri Astari Suni Saputri.
"Target awal kami adalah dua medali emas, single putra/putri atau master putra/putri. Tapi, kami diminta untuk menjadi juara umum sebagai tuan rumah. Kami rasa kansnya besar," ujar Manajer Tim Boling, Isra Taher, yang menyebutkan bahwa di bagian putri, Tannya dan Putty masih menjadi andalan untuk medali, salah satunya di nomor team five.
Saat ini, beberapa cabang lainnya akan segera menyusul untuk menyerahkan nama-nama atletnya. Salah satunya adalah bulutangkis. "Nama-nama belum kita putuskan, karena bulutangkis masih punya waktu hingga 21 hari menjelang SEA Games. Jadi, kami maksimalkan itu, supaya kalau ada yang cedera saya tidak rugi," ujar Manager Tim, Maria Fransisca.
"Kami akan rapat lagi dengan pelatih dan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi, untuk memutuskannya. Kalau sudah disetujui Sekjen dan Ketum, maka akan kami umumkan," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




