Kawanan Pencuri Bobol Kantor Pajak Bekasi
Kamis, 18 Juli 2013 | 10:25 WIB
Bekasi - Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Bekasi Utara di Jalan Sersan Aswan No. 407 Keluarahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Jawa Barat, disatroni kawanan perampok, Kamis (18/7) sekitar pukul 03.15 WIB. Dua satpam berhasil dilumpuhkan dan pelaku membawa kabur uang tunai Rp 11,5 juta.
Akibat peristiwa ini, pelayanan pajak terganggu siang ini. Aparat kepolisian dari Polsek Bekasi Timur dan Polresta Bekasi Kota, langsung melakukan olah TKP.
"Untuk sementara, pagi ini pelayanan pajak dihentikan dahulu. Hari ini juga kita usahakan dapat beroperasi kembali atau paling lambat besok (Jumat, 19/7)," ujar Agung Budi, Kepala Kantor Pajak Pratama Bekasi Utara, di lokasi.
Menurut Agung, pelaku hanya berhasil mengambil uang tunai Rp 10 juta di ruang Bendahara, lantai dua dan uang di dompet milik korban 1,2 juta. "Uang tersebut merupakan uang operasional kantor Rp 10 juta," katanya.
Para pelaku, kata Agung, tidak mengambil berkas-berkas berharga lainnya. "Sistem kamera CCTV berfungsi dengan baik, televisi maupun komputer tidak ada yang diambil pelaku," sambungnya.
Dalam aksinya, kawanan perampok yang berjumlah sekira 10 orang dengan menggunakan senjata tajam dan diduga menggunakan senjata api (senpi).
Pelaku sempat menganiaya para korbannya yang merupakan satpam yakni Anda dan Juani. Sementara dua korban penyekapan lainnya, Sutarno (office boy) dan Mamat hanya diikat mata, mulut, kaki dan tangan namun, sempat mengalami ancaman dengan diduga pistol dan kapak.
Menurut keterangan salah satu korban, Sutarno (60), dirinya ikut menjadi korban baru datang ke kantor untuk membuka pintu dan Musalla pukul 03.45 WIB.
"Sampai di gudang, saya langsung ditodong golok dan mungkin pistol dan saya tidak sempat lihat pelaku karena mata, mulut tangan dan kaki saya dilakban oleh pelaku," kata Sutarno.
Saat itu, dirinya sempat curiga melihat mobil di parkiran di depan pintu kantor pajak. Dikatakan Sutarno, aksi perampokan itu, sudah terjadi sejak jam 02.00 WIB dan pelaku berjumlah 10 orang.
Sebelum dirinya datang ke kantor dinihari tadi, dua satpam dan satu warga yang biasa tidur di kantor pajak sudah diikat terlebih dahulu.
"Kedua satpam itu dipukuli pelaku. Mereka dipukuli oleh pelaku dengan gagang senjata seperti pistol dan golok," katanya.
Akibat kejadian ini, Sutarno mengakui kalau uang miliknya diambil oleh pelaku senilai Rp 1,2 juta dan handphone.
"Saya diancam dengan logat Jawa oleh pelaku dan langsung dibekap dari belakang dan uang serta handphone dibawa pelaku," terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Suyud, mengatakan para pelaku tidak ada yang mengambil dokumen penting lainnya.
"Dua satpam diikat tangannya. Posisi mereka di depan pintu masuk," ujar Suyud.
Menurut Kapolsek, pelaku merusak kunci pintu depan. "Informasinya, ada yang membawa kapak, golok. Ada sekitar 10 pelaku mengendarai mobil. Dan informasinya menggunakan senjata api," ujar Kapolsek.
Pantauan di lokasi hingga pagi ini, puluhan karyawan telah memasuki gedung pajak dan di depan pintu masuk terdapat pengumuman yang memberitahukan penghentian sementara pelayanan kantor pajak karena ada kerusakan pada sistem dan jaringan komputer. Perbaikan sarana dan prasarana sedang dilaksanakan diharapkan Jumat (19/7) dapat beroperasi kembali.
Kantor pelayanan pajak ini untuk melayani masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Bekasi Barat, Bekasi Timur, Bekasi Utara, dan Kecamatan Medansatria.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




