17.000 Orang Ditangkap di Cina

Minggu, 9 Oktober 2011 | 16:44 WIB
AD
B
Penulis: Angelina Donna | Editor: B1
Sebuah pengadilan di Shanghai bulan ini telah memenjarakan tiga eksekutif sebuah perusahaan makanan selama sembitan tahun.

Pemerintah Cina menangkap 17.000 tersangka kejahatan dalam produksi makanan tidak sah, judi dan perdagangan obat bius dalam tindakan keras di seluruh negara itu.

Kantor berita Xinhua, hari ini, melaporkan dari operasi besar yang dilancarkan sejak  Agustus, sebanyak 22 pejabat telah diperiksa karena 36.000 kasus. Juga pemerintah menutup lebih dari 7.000 tempat terjadinya kejahatan.

Setelah beberapa skandal keamanan pangan besar pada beberapa tahun belakangan ini, Cina giat mengekang produk makanan yang tercemar guna menjamin keselamatan warga dan memulihkan kepercayaan pada pemerintah.

Sebuah pengadilan di Shanghai bulan ini telah memenjarakan tiga eksekutif sebuah perusahaan makanan selama sembitan tahun setelah mereka terbukti bertanggungjawab karena secara tidak sah menambahkan bahan celupan kuning ke tipe kue yang diuapkan, yang dibuat dari tepung jagung.

Salah satu dari skandal keamanan makanan terbesar muncul pada 2008 ketika sejumlah sangat besar melamin kimia industri ditemukan ditambahkan secara ilegal ke dalam produk susu untuk memberi penampilan muatan protein yang lebih tinggi.

Sebanyak 36.000 kasus yang diselidiki sejak Agustus termasuk penjualan clenbuterol, obat pembakar-lemak yang kadang-kadang digunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan babi, dan gutter oil, atau minyak untuk memasak yang dibuat dari sisa makanan yang diambil dari pasar, kata pernyataan itu.

Para pejabat polisi telah menerima lebih dari 28.000 laporan masyarakat. Pada September tahun lalu, pihak berwenang di China -- termasuk Pengadilan Rakyat Tertinggi dan Kementerian Keamanan Publik -- telah meminta hukuman lebih keras termasuk hukuman mati dalam berbagai kasus keamanan pangan serius.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon