Tekuk Milan, Chelsea Tantang Madrid di Final Guinness Cup
Senin, 5 Agustus 2013 | 09:51 WIB
New Jersey - Tim asal Inggris asuhan Jose Mourinho, Chelsea, akhirnya dipastikan melaju ke laga final turnamen pemanasan, Guinness Cup. Chelsea akan menantang Real Madrid yang sudah dipastikan maju lebih dulu.
Kepastian tampil di final itu diraih The Blues setelah menaklukkan AC Milan dengan skor 2-0, dalam laga di Stadion MetLife, New Jersey, AS, Minggu (4/8) atau Senin (5/8) dinihari WIB. Kedua gol Chelsea dicetak masing-masing oleh pemain asal Belgia, Kevin de Bruyne, di babak pertama, serta oleh Andre Schurrle (Jerman) di pengujung babak kedua.
Sama-sama menurunkan kekuatan yang bisa dikatakan mendekati starting eleven normalnya, Milan dan Chelsea sebenarnya bermain relatif cukup seimbang di awal-awal pertandingan. Hanya saja, hingga melewati paruh babak pertama, tampaknya beberapa peluang Chelsea sedikit lebih berbahaya ketimbang serangan-serangan yang coba digalang Milan.
Hingga akhirnya, di menit ke-29, gol pembuka pun berhasil diraih Chelsea. Gol ini berawal dari kerja sama apik antara beberapa pemain The Blues, seperti OScar, Eden Hazard dan lain-lain, saat memasuki daerah pertahanan Milan, sebelum lantas dituntaskan lewat sontekan mantap ke arah sudut gawang oleh De Bruyne.
Tertinggal, Milan pun lantas segera coba merespons, terutama lewat kerja sama beberapa pemain seperti Stephan El Shaarawy, Mario Balotelli, maupun Kevin-Prince Boateng dan lainnya. Hanya saja, tidak ada hasil yang bisa mereka capai bahkan hingga turun minum.
Di kesempatan istirahat itu akhirnya, baik Milan maupun Chelsea lantas melakukan sejumlah pergantian pemain. Antara lain adalah Balotelli yang digantikan Andrea Petagna, sementara Chelsea memasukkan beberapa nama seperti Fernando Torres, Juan Mata, John Terry, Victor Moses, hingga kiper Mark Schwarzer yang menggantikan Petr Cech.
Pertandigan babak kedua lantas berjalan semakin seru, terutama dengan adanya sejumlah tenaga baru tersebut. Peluang demi peluang pun tercipta dari alur serangan yang silih berganti dilakukan oleh kedua tim, meski nyatanya tak kunjung menampakkan hasil.
Milan yang nyaris putus asa untuk menyamakan kedudukan hingga mendekati akhir pertandingan, akhirnya malah kebobplan lagi ketika memasuki masa injury time. Kali ini, Moses menjadi pemain yang berjasa dengan mengirimkan sebuah crossing luar biasa ke daerah berbahaya Milan, yang disambut dengan sebuah tendangan voli luar biasa pula oleh Schurrle di menit ke-92.
Gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-0 itu pun resmi menjadi penutup laga antara dua tim besar tersebut. Selanjutnya, Chelsea pun akan menghadapi mantan klubnya Mourinho, Real Madrid, yang sebelumnya sudah maju ke final usai menundukkan Everton 2-1.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




