Max Usul Bentuk Panja Pencurian Pulsa
Senin, 10 Oktober 2011 | 21:30 WIB
Operator telekomunikasi diduga mengetahui.
Anggota komisi I DPR dari Partai Demokrat, Max Sopacua, mengusulkan dibentuk panitia kerja (panja) untuk melacak maraknya dugaan pencurian pulsa.
"Saya usul kita bentuk panja, tidak selesai cuma RDP (rapat dengar pendapat) dengan Kemenkominfo, operator dan content provider, soalnya kerugiannya langsung dialami oleh rakyat," kata Max saat Rapat Dengar Pendapat Komisi I dengan Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring, di DPR, Jakarta, hari ini.
Menurut Max, Komisi I harus bergerak cepat untuk mengusut pencurian pulsa karena sudah semakin meresahkan. "Operator seluler dan content provider sudah memanfaatkan rakyat Indonesia, kerugiannya mencapai triliunan per tahun," ujarnya.
Anggota komisi I DPR lainnya, Enggar Tiasti Lukita, tidak percaya jika operator seluler tidak mengetahui soal pencurian pulsa tersebut. "Pada dasarnya operator seluler bekerja sama dengan content provider, pasti saling mengerti, masa tidak tahu," tandasnya.
Roy Suryo dari Partai Demokrat menyatakan, operator seluler harus diberikan wewenang untuk memutus layanan berlangganan dari content provider jika dirasa mengganggu kenyamanan konsumen.
Anggota komisi I DPR dari Partai Demokrat, Max Sopacua, mengusulkan dibentuk panitia kerja (panja) untuk melacak maraknya dugaan pencurian pulsa.
"Saya usul kita bentuk panja, tidak selesai cuma RDP (rapat dengar pendapat) dengan Kemenkominfo, operator dan content provider, soalnya kerugiannya langsung dialami oleh rakyat," kata Max saat Rapat Dengar Pendapat Komisi I dengan Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring, di DPR, Jakarta, hari ini.
Menurut Max, Komisi I harus bergerak cepat untuk mengusut pencurian pulsa karena sudah semakin meresahkan. "Operator seluler dan content provider sudah memanfaatkan rakyat Indonesia, kerugiannya mencapai triliunan per tahun," ujarnya.
Anggota komisi I DPR lainnya, Enggar Tiasti Lukita, tidak percaya jika operator seluler tidak mengetahui soal pencurian pulsa tersebut. "Pada dasarnya operator seluler bekerja sama dengan content provider, pasti saling mengerti, masa tidak tahu," tandasnya.
Roy Suryo dari Partai Demokrat menyatakan, operator seluler harus diberikan wewenang untuk memutus layanan berlangganan dari content provider jika dirasa mengganggu kenyamanan konsumen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




