Jokowi: Pemimpin Perlu Minta Maaf

Kamis, 8 Agustus 2013 | 10:07 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Jokowi-Ahok saat Hari Raya Idul Fitri, Kamis (8/8).
Jokowi-Ahok saat Hari Raya Idul Fitri, Kamis (8/8). (berita satu/lenny tristia tambun)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyatakan, seorang pemimpin juga perlu meminta maaf kepada rakyatnya.

"Apapun yang namanya pemimpin itu pasti ada salahnya. Banyak kekeliruannya, mungkin dalam membuat kebijakan, mungkin dalam memutuskan sesuatu," kata Jokowi usai silahturahmi Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah dengan staf Pemprov DKI di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (8/8)

Karena itu, Jokowi merasa dirinya perlu meminta maaf kepada rakyat Jakarta dengan menghampiri rakyat bukan dihampiri oleh rakyat.

"Karena yang banyak salah pemimpinnya, jadi ya kami yang datang minta maaf dong, bukan rakyatnya yang ke kami," tegas dia.

Pada Lebaran hari pertama ini, Jokowi berencana untuk mendatangi lima kampung di DKI Jakarta sebagai simbol permintaan maafnya kepada warga Jakarta.

Tiga dari lima tempat yang akan dia datangi adalah Tanah Tinggi di Jakarta Pusat, Jagakarsa di Jakarta Selatan, dan Daan Mogot di Jakarta Barat.

Ketika ditanya apa alasannya memilih lima lokasi tersebut, Jokowi mengaku tidak tahu karena kelima lokasi tersebut sudah dipilihkan oleh staf dia.

"Saya enggak tahu, saya kan cuma bilang kalau saya mau Lebaran sama warga," kata Jokowi.

Pada pukul 09.00 WIB Jokowi didampingi istrinya Iriana Widodo, kedua anaknya, dan rombongan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), mulai mendatangi warga dengan mengunjungi Kampung Tanah Tinggi, Jakarta Pusat sebagai lokasi pertama.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon