Kualifikasi Piala Dunia 2014

Hadapi Qatar, Rijsbergen Tak Mau Pongah

Selasa, 11 Oktober 2011 | 03:15 WIB
WS
B
Penulis: Wimbo Satwiko/YUD | Editor: B1
Dikejar target menang melawan Qatar, pelatih timnas Indonesia Wim Rijsbergen justru tak ingin menekan sejak awal pertandingan.

Dua kekalahan yang diderita timnas Indonesia membuat tim asuhan Wim Rijsbergen terdampar sebagai juru kunci klasemen Grup E Kualifikasi Piala Dunia 2014. Kondisi ini membuat kemenangan menjadi harga mati jika tim Merah Putih masih ingin memelihara asa lolos ke Brasil.

Pelatih Wim Rijsbergen sangat menyadari kalau timnya amat membutuhkan tiga angka. Meski begitu, Rijsbergen mengatakan bahwa timnya tidak akan gegabah untuk menekan sejak awal saat menjamu Qatar nanti.

"Kami selalu berusaha untuk bermain menyerang karena ini adalah cara terbaik untuk memenangi pertandingan, dan itulah yang akan kami coba lakukan. Pertandingan akan berjalan 90 menit, jadi kami tidak akan memaksakan diri (menekan) dari menit pertama. Sangat gila jika kami membuka pertahanan kami untuk tim lawan dengan memasang delapan penyerang sejak menit pertama," ujar Rijsbergen.

Indonesia memang butuh kemenangan, apalagi ini adalah laga kandang kedua untuk tim Garuda. Pada pertandingan sebelumnya, tim asuhan Rijsbergen gagal memanfaatkan dukungan lebih dari 80 ribu penonton yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno dan harus takluk 0-2 dari Bahrain.

Di laga pembuka, tim Merah Putih juga menyerah 3-0 dari tuan rumah Iran di Stadion Azadi, Teheran, 2 September lalu. Dua kekalahan beruntun ini membuat Indonesia belum mengantungi satupun angka sebaliknya Qatar duduk di peringkat tiga dengan dua poin, hasil dari dua kali seri.

Meski bermain dengan target harus meraih kemenangan, Rijsbergen mengaku tidak terbebani dengan kondisi ini. "Saya tidak merasa ada beban apapun. Saya tahu sejak awal kami harus menghadapi tiga tim dengan peringkat FIFA yang jauh lebih baik dari Indonesia," pungkas pelatih asal Belanda ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon