Penjualan Nikel Vale Indonesia Meningkat 6%

Kamis, 15 Agustus 2013 | 17:55 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi Nikel
Ilustrasi Nikel (Antara)

Jakarta- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) hingga kuartal II-2013 berhasil mencatat pertumbuhan penjualan nikel matte sebesar 6% menyusul tingginya volume produksi yang meningkat dari 18.514 metrik ton (MT) pada kuartal I-2013 menjadi 19.218 MT pada kuartal II-2013.

"Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, baik produksi maupun volume penjualan pada tahun 2013 naik masing‐masing sebesar 30% dan 33%," kata Chief Financial Officer Vale Indonesia, Febriany dalam keterangan tertulisnya dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/8).

Dia mengatakan, kenaikan ini dipicu kapasitas produksi baru PT Vale yang pada tahun 2013 meningkat 10% dibandingkan tahun 2012. Kondiis ini diharapkan dapat mengkompensasi melemahnya harga rata-rata penjualan perseroan yang pada kuartal II-2013 turun 10% mencapai US$ 12.297 per MT. "Penurunan harga sebesar 10% sebagian diimbangi kenaikan volume penjualan sebesar 6%," kata dia.

Sementara itu biaya bahan bakar dan biaya pelumas pada kuartal II-2013 meningkat sebesar 8%. Perseroan mengkonsumsi 679.306 barel Minyak Bakar Bersulfur Tinggi (HSFO) dengan biaya rata‐rata US$ 100,76 per barel dibandingkan 607.539 barel dengan biaya rata‐rata US$ 103,05 per barel pada kuartal sebelumnya.

Perseroan juga menggunakan 14.732 kiloliter bahan bakar diesel dengan biaya rata‐rata US$ 0,85 per liter sementara pada kuartal I-2013 sebesar 14.433 kiloliter dengan biaya rata‐rata yang sama.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon