Putra Pemimpin Muslim Brotherhood Tewas
Sabtu, 17 Agustus 2013 | 19:21 WIB
Kairo - Jumlah korban tewas dalam konflik antara pasukan keamanan Mesir dengan para pendukung kelompk Muslim Brotherhood Jumat (16/8) mencapai 173 orang menurut konfirmasi pemerintah, dan kelompok itu memastikan salah satu korban adalah Ammar Badie.
Badie adalah putra pemimpin spiritual kelompok itu, Mohamed Badie.
Di laman Facebook mereka, Muslim Brotherhood mengatakan Badie, 38, tewas diterjang peluru di Akun-Alun Ramses.
Ayahnya sudah lebih dulu ditangkap dengan tuduhan memancing kekerasan sejak Morsi digulingkan.
Mohammed al-Beltagi, Sekretaris Jenderal Partai Kebebasan dan Keadilan milik Muslim Brotherhood, mengatakan putrinya yang baru berumur 17 tahun juga telah tewas di konflik sebelumnya.
Sampai saat ini situasi masih mencekam karena pasukan pemerintah terus mengepung sebuah masjid di Kairo tempat berkumpulnya pendukung Muslim Brotherhood.
Kelompok itu juga terus melancarkan aksi protes menuntut dikembalikannya Mohammad Morsi ke kursi kepresidenan.
Masjid al-Fath di alun-alun Ramses dikepung pasukan yang seringkali menembakkan senapan ke udara agar kerumunan massa tidak masuk, sementara beberapa pendukung Morsi dikawal keluar dari masjid tersebut.
Namun puluhan orang menolak pegi dan tetap tinggal di aula utama masjid, khawatir akan nyawa mereka jika berada di luar, demikian dilaporkan BBC.
Menurut pengakuan mereka, ada dua jenasah pria dan wanita yang teas oleh gas air mata dan amunisi polisi.
Di antara mereka terdapat empat warga Irlandia bersaudara: Omaima, Somaia, Fatima Halawa dan saudara laki-laki mereka Ibrihim. Mereka putra dari Hussein Halawa, imam masjid terbesar Irlandia di Clonskeagh, Dublin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




