Melirik Kemegahan Budaya di Sumatera Selatan
Kamis, 29 Agustus 2013 | 15:35 WIB
Menikmati sajian khas lalu berkunjung ke habitat gajah terbesar di Sumatera. Singgah di kawasan peninggalan megalitik atau mengenang kejayaan kesultanan yang mencapai puncak pada abad ke-19. Provinsi Sumatra Selatan pastinya punya magnet tersendiri bagi para wisatawan.
Nuansa multikultural sangat kental di provinsi yang pernah jadi tuan rumah SEA Games 2012 ini. Akulturasi budaya yang terjadi secara konsisten di Sumatra Selatan dapat dilihat dari berbagai peninggalan sejarah yang masih dapat disaksikan hingga saat ini.
Situs megalitik di Pagaralam misalnya. Disebut-sebut terkait dengan situs serupa yang ditemukan di Lore Lindu, Sulawesi serta patung-patung raksasa di pulau Paskah. Pengaruh oriental khususnya China juga terlihat jelas. Antara lain dalam bentuk tangga lalu aksesori jari bernuansa keemasan.
Kehadiran agama Budha di Sumatera dapat terlihat di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya dan museum Balaputra Dewa. Sementara peninggalan Islam terlihat jelas dalam bentuk Masjid Agung Palembang.
Belanda yang datang pada akhir abad ke-19 juga meninggalkan jejaknya. Berupa bangunan bergaya kolonial seperti rumah wali kota, museum Sultan Badaruddin II hingga Kantor Ledeng.
Spot lain yang harus dikunjungi jika Anda ke Sumatera Selatan adalah Kuto Besak. Ini satu-satunya benteng buatan pribumi yang kondisinya masih terjaga dengan baik. Benteng dirancang dan dibangun oleh orang-orang China.
Ikon budaya modern juga telah menunggu untuk dijelajahi. Salah satu yang paling banyak dikunjungi adalah jembatan Ampera. Dijuluki sebagai "Golden Gate", ikon kota Palembang dengan bentuknya yang khas ini menjadi salah satu daya tarik utama para wisatawan.
Susuri sungai Musi di siang hari dengan perahu atau duduk di tepi sungai sambil memandangi gemerlap cahaya jembatan di waktu malam. Setelah mendapat pengalaman itu, Anda pun akan mengerti mengapa warga kota ini begitu membanggakannya.
Masih di sungai Musi, Anda juga dapat berkunjung ke pulau Kemaro, tempat kelenteng Hok Tjing Rio yang berdesain anggun. Satu hal lain yang tidak boleh terlupakan adalah wisata kuliner, dengan singgah ke beberapa tempat yang menjual pempek, makanan khas provinsi ini. Beringin, Candy, Pak Raden, atau Vico adalah warung pempek yang cukup digemari. Masih ada berbagai warung penjual aneka kuliner di jalan Depaten Baru yang sayang untuk dilewatkan.
Melangkah ke luar kota Palembang, beragam aktivitas seru telah menanti. Datanglah ke perkebunan teh di lereng gunung Dempo. Tak hanya bisa menikmati segarnya udara kebun teh, Anda juga bisa melihat rumah-rumah tradisional yang masih berdiri tegak dengan latar belakang pegunungan Bukit Barisan.
Nikmati juga keelokan danau Ranau dan air terjun Subik Tuha. Jangan lupa telusuri sumber air panas di kaki gunung Seminung atau keindahan stalaktit dan stalakmit berusia ribuan tahun di Gua Putri. Semua lukisan alam ini bisa dinikmati jika Anda memasuki pedalaman provinsi ini.
Di suaka margasatwa Padang Sugihan Anda dapat menengok salah satu habitat gajah Sumatra terbesar. Masih belum cukup? Masih ada Curup Tenang, air terjun setinggi 99 meter. Ini merupakan yang tertinggi di Sumatra Selatan dan seakan ‘membelah’ rangkaian pegunungan Bukit Barisan.
Air terjun ini berada dekat Tanjung Enim. Tutup agenda jalan-jalan ke Sumatra Selatan dengan kunjungan gunung Serelo yang bisa dibilang masih 'perawan'. Penasaran?
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




