Penertiban Waduk Ria Rio Ditunda Satu Bulan
Jumat, 30 Agustus 2013 | 14:33 WIB
Jakarta - Penertiban warga yang bermukim di sekitar area Waduk Ria Rio ditunda hingga satu bulan. Ini karena permintaan sekitar 50 warga saat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang meninjau Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (29/8).
Warga ingin 350 kepala keluarga (KK) RT 06 dan RT 07, RW 15, Kelurahan Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, yang terdampak normalisasi Waduk Ria Rio direlokasi secara bersamaan. Sementara, rusun yang baru tersedia hanya 60 unit. Sedangkan 290 unit lainnya termasuk ke dalam 400 unit yang saat ini masih dalam tahap renovasi.
Dengan ditundanya penertiban dan relokasi warga, Wali Kota Jakarta Timur, Krisdianto mengatakan, Surat Perintah kedua (SP II) yang rencananya akan diterbitkan Jumat (30/8) ini, akan ditunda. Proses penertiban akan kembali dilanjutkan jika seluruh warga sudah direlokasi ke rusun.
"Setelah renovasi rusun rampung, dan sudah bisa dihuni, bagi warga yang masih tinggal di sana akan ditertibkan," kata Krisdianto kepada SP, Jumat (30/8).
Terkait dengan fasilitas yang masih menjadi keraguan warga, Krisdianto mengatakan, fasilitas pendidikan, kesehatan dan lainnya akan tersedia dan disesuaikan setelah warga pindah ke rusun. Pihaknya juga akan mempermudah warga yang akan memproses kepindahan sekolah anak-anak.
"Soal kebutuhan sehari-hari seperti sekolah, puskesmas, atau belanja sayuran mengalir saja. Tapi kita bantu, permudah proses pindah sekolah, puskesmas. Itu kan sudah menjadi bagian dari proses relokasi," jelas Krisdianto.
Meski penertiban baru akan dilakukan bulan depan, Lurah Kayu Putih, Rosidah mempersilakan jika ada warga yang ingin pindah ke 60 unit rusun yang sudah tersedia. "Tapi kalau ada warga yang mau duluan masuk, silakan, sudah tersedia," katanya.
Rosidah mengungkap, setelah meninjau Rusunawa Pinus Elok bersama Gubernur DKI Joko Widodo, sebagian besar warga Waduk Ria Rio tidak keberatan untuk direlokasi. Menurutnya, pemerintah telah memberikan yang terbaik untuk warga dengan menyediakan berbagai fasilitas di dalam rusunawa. Seperti televisi flat, kulkas, tempat tidur, lemari pakaian, kamar mandi, dan kompor gas.
"Kemarin warga ikut meninjau, mereka senang-senang saja dipindah, karena mereka dapat fasilitas bagus, jadi sekarang ini memang kendalanya hanya karena warga mau pindah bareng-bareng, ya harus tunggu selelsai direnovasi semua. Selebihnya sudah tidak ada masalah," paparnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




