Kemarau Hingga Oktober, Pemerintah Siap Lakukan Hujan Buatan
Minggu, 8 September 2013 | 11:28 WIB
Jakarta - Sesuai dengan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kemarau di sejumlah daerah di Indonesia diperkirakan masih berlangsung hingga Oktober.
Bahkan puncak kemarau menurut Menteri Koordinator dan Kesejahteraan (menkokesra) Agung Laksono akan berlangsung pada akhir Oktober. Untuk itu untuk daerah yang memiliki hutan luas, pemerintah siap melakukan hujan buatan untuk mencegah potensi kebakaran hutan.
"Kita siap siaga (hujan buatan), sudah merupakan pekerjaan rutin bagi kami. Sudah ada juga sekarang di Pekanbaru dan Palangkaraya untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi kebakaran hutan. Tergantung permintaan gubernurlah," kata Agung Laksono di kompleks bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (8/9).
Mengenai kekeringan kata dia sebelumnya sudah diperingatkan kepada masyarakat. Meskipun demikian di beberapa tempat kata dia justru masih turun hujan.
Untuk antisipasi penyediaan air kata dia sudah dilakukan kordinasi antara Kementeria Pekerjaan Umum dan Kementeri Energi dan Sumber Daya Mineral. Sementara stok pangan juga kata Agung diperkirakan cukup.
Daerah yang diperkirakan mengalami kekeringan antara lain pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusta Tenggara Barat (NTB).
"Beras cukup karena beras ini cadangan beras ini tertinggi pada tahun ini baik di cadangan beras pemerintah atau di Bulog," lanjutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




