Serangan Mematikan Terhadap Polri Untuk Meruntuhkan Moral

Rabu, 11 September 2013 | 17:58 WIB
RW
B
Penulis: Robertus Wardi | Editor: B1
Sejumlah personel Gegana Mabes Polri melakukan olah TKP guna mencari barang bukti proyektil terkait penembakan Bripka Sukardi tewas ditembak oleh pemotor di Jakarta, Rabu (11/9). BeritaSatu Photo/SP-Ruht Semiono
Sejumlah personel Gegana Mabes Polri melakukan olah TKP guna mencari barang bukti proyektil terkait penembakan Bripka Sukardi tewas ditembak oleh pemotor di Jakarta, Rabu (11/9). BeritaSatu Photo/SP-Ruht Semiono (Suara Pembaruan/SP/Ruht Semiono)

Jakarta - Serangan mematikan yang dilancarkan kelompok tertentu terhadap prajurit Polri di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akhir-akhir ini benar-benar bertujuan meruntuhkan moral seluruh prajurit Polri dan keluarganya.

Hal itu disampaikan anggota Komisi III Bambang Soesatyo di Jakarta, Rabu (11/6). Ia mengomentari rangkaian penembakan prajurit Polri sejak kasus di Ciputat dan Cirendeu di Tangerang, hingga penembakan Bripka Sukardi di Depan Gedung KPK Jakarta, Selasa (10/9) malam.

Dia berharap berbagai kasus tersebut jangan sampai dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Semua pihak harus mewaspadai berbagai skenario tersebut, termasuk untuk melemahkan KPK.

"Yang perlu diwaspadai adalah adanya upaya-upaya memanfaatkan situasi tersebut oleh pihak atau kelompok tertentu untuk balas dendam ataupun bertujuan mengintimidasi terhadap penyidik KPK, khususnya yang berasal dari kepolisian dengan mendompleng isu serangan terorisme. Bukan tidak mungkin penembakan anggota polri di depan kantor KPK itu adalah sebuah "pesan" khusus," ujarnya.

Dia meminta Mabes Polri segera mengambil langkah-langkah preventif untuk melundungi anggotanya di seluruh Indonesia, termasuk yang sedang bertugas di KPK.

Menurutnya, aksi kelompok itu bukan lagi dalam takaran teror, tetapi serangan terencana yang mematikan terhadap prajurit Polri yang sedang bertugas.

"Saya melihat bahwa kelompok itu sedang dan terus menantang Polri untuk terlibat dalam gerilya perang kota di kawasan Jabodetabek. Namun, bagi mereka, perang kota ini hanya sasaran antara untuk mengalihkan perhatian Polri. Sebab, saya curiga kelompok itu sedang mengincar target lain yg mungkin saja jauh lebih penting.
Saya meminta pimpinan Polri utk segera melancarkan operasi khusus untuk melumpuhkan kelompok itu dengan meningkatkan operasi antiteror," tutur politisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon