Keluarga Besar Putra-Putri Polri Prihatin Atas Penembakan Polisi

Kamis, 12 September 2013 | 01:43 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Sejumlah personel Gegana Mabes Polri melakukan olah TKP guna mencari barang bukti proyektil terkait penembakan Bripka Sukardi tewas ditembak oleh pemotor di Jakarta, Rabu (11/9). BeritaSatu Photo/SP-Ruht Semiono
Sejumlah personel Gegana Mabes Polri melakukan olah TKP guna mencari barang bukti proyektil terkait penembakan Bripka Sukardi tewas ditembak oleh pemotor di Jakarta, Rabu (11/9). BeritaSatu Photo/SP-Ruht Semiono (Suara Pembaruan/SP/Ruht Semiono)

Jakarta - Semakin maraknya penembakan aparat kepolisian oleh penembak misterius, membuat Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) merasa sangat prihatin.

Karena itu, organisasi yang menaungi putra putri polisi ini meminta seluruh keluarga besar Polri dan masyarakat tetap waspada dan peduli terhadap peristiwa penembakan anggota kepolisian.

Ketua KBPPP DKI Jakarta Arie Budhiman mengatakan pihaknya sangat prihatin dan mengutuk keras aksi penembakan yang sangat tidak manusiawi. Banyak keluarga polisi yang kehilangan kepala keluarga akibat tewas tertembak oknum tak dikenal saat sedang bertugas.

"Kami meminta perhatian masyarakat untuk turut peduli terhadap keselamatan dan keamanan aparat kepolisian. Mari kita semua dukung para penegak keamanan dan ketertiban masyarakat kita. Semoga kasus ini bisa terungkap dan terselesaikan dengan baik," kata Arie, Rabu (11/9).

Ditegaskannya, sebagai bagian dari keluarga Polri, KBPPP meminta Kapolri segera mengambil tindakan tegas terhadap kelompok yang patut diduga sebagai pelaku penembakan tersebut. Meskipun begitu, Arie mengimbau seluruh keluarga besar Polri dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi ketika mendengar isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Sehingga tidak menimbulkan aksi negatif yang dapat merusak citra positif keluarga besar Polri.

"Sekarang ini, sudah banyak informasi yang beredar melalui broadcast blackberry dari orang-orang yang tak bertanggung jawab. Kami meminta, pesan tersebut tidak ditanggapi dan disebarluaskan," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI ini.

KBPPP menyerahkan sepenuhnya penanganan dan penyelidikan kasus penembakan aparat kepolisian belakangan ini ke tangan Mabes Polri. Sehingga tidak ada lagi aparat kepolisian yang menjadi korban penembakan.

"Kami percaya kepada kemampuan Polri. Kami menyerahkan sepenuhnya pengungkapan pelaku penembakan aparat kepolisian ini kepada Kapolri," tukasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon