40 Tewas akibat Terjangan Badai Kembar di Meksiko
Selasa, 17 September 2013 | 11:58 WIB
Acapulco - Badai kembar, sebuah fenomena alam yang sangat jarang terjadi, menerjang sebagaian besar wilayah Meksiko dan menewaskan setidaknya 40 orang serta membuat sebagian wisatawan terisolasi di kawasan Acapulco, Senin (16/9).
"Lebih dari dua per tiga wilayah nasional Meksiko telah terpengaruh oleh serangan badai ini," kata Menteri Dalam Negeri Miguel Angel Osorio Chong.
Menurut Miguel, sebagian pantai Pasifik masih menghadapi hujan badai Manuel dan pada waktu bersamaan badai tropis Ingrid menghantam wilayah timur laut. Sebanyak 23.000 orang dievakuasi dari Veracruz menyusul kedua badai mendarat serta mengakibatkan banjir bandang.
Banjir telah menyebabkan jalan-jalan dan rumah-rumah tertutup air di seluruh negeri. Ketinggian air banjir mencapai tiga meter di resor Pasifik Acapulco. Jumlah korban tewas di negara bagian Guerrero naik menjadi 21 orang setelah empat sungai di kotamadya Tecpan, meluap. Sebanyak 25 orang lagi dilaporkan menghilang.
Enam orang dilaporkan tewas di Hidalgo dan Puebla. Sekitar 20 kota di negara bagian Guerrero terkena dampaknya. Rumah-rumah penampungan dibuka bagi 20.000 orang.
Jalan raya yang menghubungkan Acapulco ke Kota Meksiko ditutup karena tanah longsor. Bandara resor Acapulco ditutup karena pemadaman listrik. Sekitar 40.000 turis Meksiko dan luar negeri terisolasi.
Badai kembar sangat jarang terjadi di Meksiko. Terakhir kali muncul badai kembar terjadi pada 1958 dan berlangsung selama 24 jam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




