Tetra Pak Indonesia Galakkan Kampanye Susu Cair UHT
Selasa, 17 September 2013 | 16:03 WIB
Jakarta - Dalam rangka kampanye minum susu 2013, Tetra Pak Indonesia, perusahaan pemrosesan dan pengemasan pangan, meluncurkan kampanye susu cair UHT (Ultra High Temperature) dengan mengusung tema Susu UHT Beragam Manfaat dan Pilihan dalam acara Media Workshop yang digelar di Ecopark Ancol, Selasa (17/9).
Melalui kampanye ini, Tetra Pak Indonesia ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perkembangan teknologi UHT dan pengemasan aseptik susu cair yang memungkinkan konsumen memilih berbagai jenis rasa, dan manfaat susu sesuai kebutuhan serta variasi kemasan sesuai selera dan kebutuhan.
Menurut dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp.GK, susu cair memiliki kandungan gizi cukup lengkap yang sangat dibutuhkan tubuh sehingga cocok untuk anak-anak, remaja, ibu hamil, bahkan lansia, dengan manfaat yang disesuaikan sesuai kategori umur.
"Seperti diketahui, kebutuhan gizi setiap orang berbeda-beda, karena itulah pemilihan susu perlu disesuaikan menurut kebutuhan dan tahapan usia. Susu cair baik dikonsumsi setiap hari, namun untuk anak-anak, susu cair dapat dikonsumsi di atas satu tahun setelah ASI. Baiknya, kita mengonsumsi minimal satu gelas per hari," tambahnya.
Sementara itu Prof. Purwiyatno Hariyadi, Ph.D selaku Direktur SEAFAST (Southeast Asian Food and Agricultural and Technology) Center dan Professor Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB menyatakan, bahwa dalam memilih susu maka harus dicermati proses pengolahan susu yang tepat dan melalui teknologi UHT.
"Proses pengolahan susu dengan UHT (Ultra High Temperature) merupakan teknologi sterilisasi yang paling efektif dalam membunuh mikroba berbahaya dan kualitas gizi dan mutu lebih terjamin," jelasnya.
Tetra Pak diklaim sebagai pelopor teknologi UHT untuk pemrosesan dan pengemasan susu cair di dunia. Teknologi ini ditengarai memiliki jaminan kualitas gizi dan bebas dari mikroba yang membahayakan tubuh.
"Susu segar yang melalui teknologi ini diolah dalam suhu 137-140 derajat celcius selama 4 detik lalu dikemas secara hiegenis dengan menggunakan teknologi kemasan aseptik 6 lapis sehingga kemasan kedap udara dan dapat disimpan selama 10 bulan tanpa bahan pengawet," ujar Elvira Wongsosudiro, Manager Tetra Pak Indonesia.
Menurut data Tetra Pak Indonesia pada 2013 ini, ditemukan bahwa konsumsi susu di Indonesia relatif jauh lebih rendah dibanding negara-negara di kawasan ASEAN yakni hanya sebesar 13,47 liter per kapita per tahun. Melalui kampanye minum susu cair ini, Tetra Pak berupaya mendukung agar kebutuhan gizi masyarakat Indonesia tercukupi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




