Yusron Tak Merasa Terlalu Muda untuk Menjadi Dubes Jepang
Rabu, 18 September 2013 | 14:47 WIB
Jakarta - Calon dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, merasa usianya tak terlalu muda untuk menjadi seorang duta besar di negara Jepang yang mengedepankan senioritas.
Yusron mengatakan umurnya 56 tahun, hanya terpaut 3,5 tahun di bawah Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe.
"Kalau dengan PM Noda yang sebelum Abe, hanya setahun lebih muda. Tetapi masalah tua atau muda itu relatif. Tua itu sebenarnya bukan hanya dalam bilangan angka-angka, tetapi saya dapat mengatakan cukup atau insya Allah memadailah [menjabat posisi itu] karena saya mempunyai link di Jepang," kata Yusron di Jakarta, Rabu (18/9).
Pernyataan Yusron itu dilontarkan karena senioritasnya pernah diragukan anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya. Di mata mantan presenter itu, Yusron kurang kapabel untuk Jepang karena masih terlalu muda.
"Insya Allah saya dapat mengemban tugas dengan baik," kata Yusron.
Dia berpandangan, bila diangkat menjadi dubes, dia akan bekerja melindungi WNI dan BUMN yang terkait dengan Jepang. Menurutnya hal itu adalah salah satu tugas utama yang penting.
"Prinsipnya tugas penting dubes itu melindungi warga negaranya," kata Yusron.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




