Vettel Juara di Singapura, Disusul Alonso dan Raikkonen
Minggu, 22 September 2013 | 21:21 WIB
Marina Bay - Sebastian Vettel menjuarai Grand Prix Singapura dari pole position Minggu (22/9), namun yang cukup sensasional dalam balapan ini adalah dua pembalap yang finis di belakangnya, Fernando Alonso dan Kimi Raikkonen.
Alonso mengawali lomba dari grid ke-7 namun mampu melakukan start luar biasa untuk merebut posisi tiga sebelum tikungan pertama, dan akhirnya mampu finis kedua, posisi yang sama dalam tiga seri terakhir berturut-turut.
Raikkonen lebih luar biasa lagi. Dia mengawali lomba dari posisi 13 dan harus mengganti ban lebih dini karena masalah teknis. Namun kombinasi antara strategi, periode safety car dan keahlian membalap sambil merawat ban membuatnya mampu merebut podium terakhir.
Pembalap Lotus itu tampil habis-habisan di putaran-putaran akhir ketika lawan-lawannya mulai kesulitan dengan ban yang aus. Alonso dan Raikkonen dipastikan akan menjadi rekan setim di Ferrari musim depan.
Duo pembalap Mercedes Nico Rosberg dan Lewis Hamilton finis keempat dan kelima berurutan, namun mereka -- khususnya Rosberg -- pantas kecewa karena sempat berada di barisan terdepan sesaat setelah periode safety car.
Sejak Singapura pertama kali menggelar balapan, belum pernah safety car tidak keluar di trek Marina Bay.
Safety car keluar akibat mobil Toro Rosso milik Daniel Ricciardo menghantam dinding di putaran ke-25.
Felipe Massa beruntung bisa finis keenam untuk Ferrari, karena di putaran terakhir Mark Webber di depannya mengalami kerusakan mesin dan harus meminggirkan mobil, hanya beberapa tikungan lagi dari garis finis.
Jenson Button finis ketujuh, akhir yang buruk mengingat empat putaran sebelum finis dia masih di tiga besar, disusul rekan setimnya Sergio Perez. Dengan demikian, tim McLaren masih tanpa hasil podium musim ini.
Nico Hulkenberg dari tim Sauber dan pembalap Force India, Adrian Sutil, finis ke sembilan dan 10.
Jalannya balapan:
Alonso menjadi pembalap dengan raihan terbesar waktu start, dari posisi tujuh ke posisi tiga tepat ketika memasuki tikungan pertama.
Di barisan terdepan, pole sitter Vettel sempat bertarung ketat dengan Rosberg namun akhirnya bisa mempertahankan posisi memasuki tikungan kedua dan mulai melesat. Memasuki lap kedua, Vettel sudah unggul 1,9 detik atas Rosberg.
Putaran ketiga, DRS diizinkan, namun tidak ada aksi menyalip di trek jalanan Marina Bay yang sempit. Sampai lap ke-10, balapan berlangsung monoton dan Vettel melaju tanpa perlawanan, menambah jarak hingga 7 detik. Alonso sementara itu tertinggal 3 detik dari Rosberg.
Pada putaran ke-11, Raikkonen yang berkutat di posisi 11 menjadi pembalap pertama yang mengganti ban, kembali ke trek di posisi 16. Dua lap kemudian dia menyalip Botas untuk naik satu posisi, masih di luar zona poin.
Rombongan pembalap mulai masuk pit lane untuk mengganti ban di putaran ke-14. Alonso mengganti ban di lap ke-15, kembali di posisi enam di belakang Di Resta. Rosberg menyusul satu lap kemudian.
Di trek, terjadi pertarungan empat pembalap antara Maldonado, Hulkenberg, Perez dan Gutierrez memperebutkan posisi 11.
Alonso masih terjebak di belakang Di Resta yang belum juga mengganti ban seperti seluruh pembalap yang lain. Sampai putaran ke-18, Alonso masih berkutat di posisi empat, ketika Vettel melakukan pit stop.
Perez akhirnya menyalip Gutierrez sementara Maldonado sudah mengganti ban, sehingga dia berada di posisi 11, di belakang Raikkonen.
Putaran ke-21, Alonso masih terjebak di belakang Di Resta sehingga tak bisa berakselerasi, dibandingkan pembalap Ferrari lainnya Massa yang bisa lebih cepat 1 detik. Alonso tertinggal 16 detik dari Vettel.
Di Resta akhirnya mengganti ban di putaran ke-23 dan kembali ke trek di posisi 13.
Dua lap kemudian, mobil Toro Rosso milik Daniel Ricciardo menghantam tembok dan memaksa safety car masuk ke trek. Rekor 100% safety car di Singapura berlanjut. Momen ini dimanfaatkan para pembalap untuk melakukan pit stop.
Vettel, Rosberg, Hamilton dan Webber tidak mengganti ban di periode safety car itu.
Balapan dimulai lagi pada putaran ke-31, dengan urutan 10 besar: Vettel, Rosberg, Webber, Hamilton, Alonso, Grosjean, Di Resta, Massa, Button, Raikkonen. Jarak kembali merapat, masih 30 putaran tersisa. Game on.
Nasib sial dialami Grosjean yang disuruh masuk pit oleh timnya untuk perbaikan teknis. Pembalap Lotus itu harus menunggu 10 detik lebih di pit dan hanya bisa geleng-geleng kepala.
Vettel makin kencang, sementara Rosberg kalah cepat 2 detik setiap lapnya. Jarak mereka berdua 15 detik sehingga Rosberg seperti memimpin rangkaian gerbong kereta.
Kinerja jelek Rosberg ini betul-betul menguntungkan Vettel karena periode safety car di mana dia tak mengganti ban dan lawan bisa merapat menjadi tak berpengaruh di putaran-putaran berikutnya.
Grosjean sementara itu harus mengakhiri balapan karena masalah teknis di mobilnya. Untuk ketiga kalinya musim ini dia gagal finis.
Webber mengganti ban di putaran ke 40, Hamilton mendapat pesat radio untuk tampil habis-habisan. Rekannya yang lamban, Rosberg, sudah terpaut 22 detik namun masih di posisi dua.
Rosberg masuk pit putaran ke-42, kembali ke trek di posisi 12, di belakang Webber. Posisi tiga besar: Vettel, Hamilton, Alonso.
Hamilton mengganti ban lap ke-43, Alonso naik posisi dua, 30 detik di belakang Vettel yang baru sekali melakukan pit stop.
Vettel mengganti ban super soft satu lap kemudian, kembali ke trek tepat di depan Alonso. Jarak mereka berdua sekarang 3,7 detik dan terus meningkat karena ban Vettel lebih segar.
Webber, Rosberg dan Hamilton terjebak di belakang Gutierrez. Webber dan Rosberg bisa menyalip pada lap ke-49, Hamilton melakukannya satu lap kemudian.
Pembalap Meksiko itu benar-benar tak berdaya karena Di Resta dan Massa juga menyalip. Di depan, Raikkonen menempel ketat Button di posisi tiga.
Webber, yang sudah berada di posisi tujuh, lebih cepat dua detik per lap dari pembalap di depannya, Hulkenberg, namun masih kesulitan menyalip.
Webber suskes merebut posisi enam di lap ke-54, dan langsung mengancam Perez.
Raikkonen memupuskan harapan McLaren untuk merebut podium pertama musim ini dengan menyalip Button untuk merebut posisi tiga di putaran ke-55.
Di Resta akhirnya harus mengakhiri balapan akibat menabrak dinding di lap yang sama.
Putaran ke 56-59, mereka yang mengganti ban belakangan mulai menyalip, dan korbannya adalah duo McLaren Button dan Perez. Dari prospek podium, Button tercecer ke posisi delapan dan Perez di belakangnya, tinggal dua lap tersisa.
Lap terakhir, Rosberg dan Hamilton bisa menyalip Webber yang kelihatan bermasalah dengan mesinnya dan berjuang bisa mencapai garis finis.
Massa ikut menyalip beberapa saat kemudian dan Webber terpaksa meminggirkan mobilnya, menyerah. kemungkinan masalah girboks.
Vettel seperti diduga menjadi juara, Alonso secara tak terduga finis kedua dari posisi start delapan dan lebih mengejutkan lagi Raikkonen yang start di luar 10 besar merebut podium terakhir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




