Menurut Media Sosial, Elektabilitas Aburizal Bakrie Paling Rendah
Selasa, 24 September 2013 | 22:38 WIB
Jakarta - Elektabilitas kandidat presiden dari Partai Golkar, Aburizal Bakrie, di media sosial berada di urutan paling bontot, demikian hasil analisis Politicawave, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang riset media sosial.
Riset yang menganalisis 3.994.528 percakapan dari 1,156.874 pengguna media sosial seperti Twitter, Facebook, blog, dan forum online, menunjukkan bahwa hanya ada 112.146 percakapan tentang Bakrie. Dari jumlah itu, 44 persen bernada negatif, 47 persen sentimennya netral, dan hanya 9 persen yang positif.
"Isu lumpur Lapindo masih menjadi penyebab tingginya sentimen negatif tentang Bakrie. Dia juga dinilai memanfaatkan medianya untuk berkampanye dan dianggap menjual nama Soeharto untuk mencalonkan diri menjadi presiden," terang Yose Rizal, Direktur Politicawave di Jakarta, Selasa (24/9).
Akibatnya, menurut analisis algoritma Politicawave, skor elektabilitas Aburizal Bakrie berada di angka -22,15. Bandingkan dengan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, yang punya sentimen paling positif dan karenanya punya elektabilitas paling tinggi, yakni di angka 34,66.
Setelah nama Bakrie, ada Wiranto dengan skor -7,8. Citra Wiranto negatif di dunia maya karena dinilai sudah dua kali kalah di pemilihan presiden, diduga sebagai penjahat hak asasi manusia, dan diduga terlibat dalam penculikan aktivis pada 1998.
Berikut adalah urutan capres dengan skor elektabilitas paling tinggi di sosial media menurut Politicawave:
1. Joko Widodo 34,66
2. Jusuf Kalla 5,21
3. Mahfud MD 2,2
4. Hatta Rajasa 0,46
5. Yusril Ihza Mahendra 0,15
6. Anies Basweda -0,11
7. Pramono Edhie Wibowo -0,43
8. Dahlan Iskan -2,66
9. Megawati -3,05
10. Gita Wirjawan -3,24
11. Prabowo -3,24
Dalam risetnya Politicawave mengumpulkan data selama periode 1 Maret 2013 hingga 31 Agustus 2013.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




