Penyelenggaraan IPL dan Divisi Utama Diserahkan ke PSSI

Jumat, 27 September 2013 | 15:46 WIB
HP
FH
Penulis: Haikal Pasya | Editor: FER
Pesepakbola Persema Malang, Irfan Raditya (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Persiraja Banda Aceh, Nurul Zikra (kiri) dalam pertandingan kompetisi Indonesia Premier League (IPL) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/7).
Pesepakbola Persema Malang, Irfan Raditya (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Persiraja Banda Aceh, Nurul Zikra (kiri) dalam pertandingan kompetisi Indonesia Premier League (IPL) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Sabtu (6/7). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Jakarta - Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Hinca Panjaitan menyatakan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dianggap sudah tidak mampu lagi menyelenggarakan Indonesian Premier League (IPL) dan Divisi Utama.

Sesuai dengan sidang Komdis, Rabu (18/9), penyelenggaraan IPL dan Divisi Utama akan diserahkan kepada PSSI sebagai induk organisasi sepakbola di tanah air.

"LPIS tidak mampu menjalankan yang seharusnya dijalankan. Karena tidak mampu, maka penyelenggaraan balik ke Komite Eksekutif PSSI," kata Hinca Panjaitan di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (27/9).

Komdis sendiri sebelumnya memerintahkan LPIS untuk menyusun serta menetapkan peserta, klasemen, dan jadwal terbaru IPL dan Divisi Utama.

Penyusunan dan penetapan dinyatakan harus mengikutsertakan klub dan juga dihadiri PSSI. Akan tetapi, hingga batas waktu yang ditentukan yakni Rabu (25/9), LPIS belum juga memenuhi seluruh permintaan Komdis.

"LPIS dapat wewenang untuk menjalankan IPL dari siapa? Ya, dari PSSI, dalam hal ini Komite Eksekutif (Exco). Besok atau lusa akan ada rapat Exco. Saya kira nanti Exco akan memutuskan di mana ujungnya akan ke format kompetisi unifikasi 2014," tukasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon