Banyak Terjadi Kecurangan di Pilkada-Pilkada Kabupaten NTT

Selasa, 1 Oktober 2013 | 17:36 WIB
CP
FB
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: FMB
Suasana penghitungan suara dalam pilkada NTT di Kupang, Senin (18/3)
Suasana penghitungan suara dalam pilkada NTT di Kupang, Senin (18/3) (Suara Pembaruan/Yos Kelen)

Jakarta - Beberapa pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai dengan kecurangan. Hak demokrasi dari masyarakat NTT diabaikan dengan kejadian tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Pareira di Jakarta, Selasa (1/10).

"Wajar kalau masyarakat merasa tidak adil. Karena kecurangan pilkada sama saja dengan memanipulasi dan mengkorupsi suara rakyat," kata Andreas.

Menurutnya, kasus kecurangan pilkada-pilkada kabupaten di NTT menjadi pelajaran seluruh partai politik (parpol). "PDIP memang dirugikan dari kecurangan yang terjadi. Tapi ini jadi pelajaran juga bagi semua parpol," ujarnya.

Dia menyatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat kabupaten banyak yang tidak netral ketika melaksanakan pilkada. Kinerja KPU kabupaten sangat buruk. Sebab, KPU kabupaten merupakan produk dari KPU pusat pada pemilu 2009.

"Ke depannya profesionalitas dan integritas pemilihan KPU kabupaten/ kota maupun propinsi harus diawasi. KPU pusat harus benar-benar perhatikan profesionalitas dan integritas itu," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon