Banyak Terjadi Kecurangan di Pilkada-Pilkada Kabupaten NTT
Selasa, 1 Oktober 2013 | 17:36 WIBJakarta - Beberapa pemilihan kepala daerah (pilkada) kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwarnai dengan kecurangan. Hak demokrasi dari masyarakat NTT diabaikan dengan kejadian tersebut.
Hal itu disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Pareira di Jakarta, Selasa (1/10).
"Wajar kalau masyarakat merasa tidak adil. Karena kecurangan pilkada sama saja dengan memanipulasi dan mengkorupsi suara rakyat," kata Andreas.
Menurutnya, kasus kecurangan pilkada-pilkada kabupaten di NTT menjadi pelajaran seluruh partai politik (parpol). "PDIP memang dirugikan dari kecurangan yang terjadi. Tapi ini jadi pelajaran juga bagi semua parpol," ujarnya.
Dia menyatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat kabupaten banyak yang tidak netral ketika melaksanakan pilkada. Kinerja KPU kabupaten sangat buruk. Sebab, KPU kabupaten merupakan produk dari KPU pusat pada pemilu 2009.
"Ke depannya profesionalitas dan integritas pemilihan KPU kabupaten/ kota maupun propinsi harus diawasi. KPU pusat harus benar-benar perhatikan profesionalitas dan integritas itu," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




