Patung Lilin Bepe Hadir di Lotte Shopping Avenue

Senin, 7 Oktober 2013 | 08:15 WIB
HS
FH
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: FER

Bambang Pamunkas (Bepe) dengan patung lilin dirinya di Lotte Shopping Avenue, Jakarta.
Bambang Pamunkas (Bepe) dengan patung lilin dirinya di Lotte Shopping Avenue, Jakarta. (Suara Pembaruan)

Jakarta - Sebagai wujud apresiasi terhadap kalangan olahragawan yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa, Seniman pembuat patung, Veri Apriyatno, menciptakan patung lilin Bambang Pamungkas.

Karya seni patung lilin atau replika dari atlet Indonesia pertama tersebut hadi di Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta, dalam kesempatan acara sosial, Charity Photo Hunting (CPH), yang berlangsung pada akhir pekan kemarin.

CPH ini digagas Yayasan Syair Untuk Sahabat (Syair.org) yang bergerak berlandaskan rasa peduli kepada pengidap HIV dan AIDS, khususnya anak-anak. Pendiri Syair.org, Yudie Oktav, menjelaskan dipilihnya pria yang akrab disapa Bepe itu karena salah satu legenda hidup sepak bola Indonesia yang telah banyak berjuang bagi sepak bola Tanah Air.

"Walaupun ia belum sekalipun mempersembahkan trofi prestasi timnas, Bepe disegani kawan dan lawan. Di luar itu, tidak banyak pemain yang bisa menjaga diri. Bepe sebagai figur yang selalu memberi dukungan dan bersikap profesional dan ikut terlibat dalam penggerakan kepedulian sosial seperti yang dijalani yayasan Syair," ucap Yudie.

Hebatnya, Bepe bersedia dibuatkan patung lilin yang digarap yayasan. Patung lilin mantan striker Persija Jakarta itu nantinya akan dijual dan keuntungannya digunakan untuk mendukung program-program yang ditujukan kepada anak-anak yang mengidap penyakit HIV dan AIDS. Apalagi ini menjadi yang pertama di Indonesia yang berawal dari ide Yudie Oktav dan dibuat seniman Veri.

"Membuat patung Bambang Pamungkas memang nggak semudah yang kita lihat. Sudah tes beberapa kali, tapi selalu gagal. Bahkan pas cetak kepalanya sampai 7-6 kali. Yang tersulit tanam rambutnya satu persatu. Alis juga, beda banget karakter alis, tapi akhirnya selesai juga, bahkan Bambang ikut menyaksikan secara langsung dalam proses pembuatannya," ungkap Veri.

Diakui, pembuatan patung lilin tersebut memakan waktu selama hampir 4 bulan dalam pengerjaan dan bahan dari luar negeri. Bahkan rambut didapat dari beberapa temen termasuk urusan kumis serta jenggot.

Bepe pun merasa terhormat dan bangga dengan patung replika dirinya sebagai patung pertama di Indonesia dalam waujud bentuk apresiasi. Ia terpilih dari sekian banyak orang yang akan menjadi pilihan.

"Tentu saya merasa bangga, mengingat diantara sekian banyak sosok di negeri ini, saya dipilih untuk menjadi yang pertama. Ini bentuk apresiasi dari rekan-rekan syairsahabat.org terhadap diri saya, baik dalam hal karier maupun pribadi. Semoga patung lilin ini dapat menginspirasi banyak kalangan, untuk nantinya lebih peduli terhadap saudara-saudara kita, yang hidup dengan HIV/AIDS," jelas Bepe.

Patung lilin Bepe masih dipamerkan di Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta hingga beberapa hari lagi di lantai 3 Art and Culture. Yayasan belum memiliki rencana untuk memindahkan patung dari lokasi tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon