Guruh Persembahkan 'Beta Cinta Indonesia'
Jumat, 21 Oktober 2011 | 06:34 WIB
Pagelaran diadakan demi memperingati 40 tahun Guruh berkarya sebagai seniman.
Seniman Guruh Soekarnoputra mempersembahkan pagelaran yang menampilkan karya-karya seninya dengan tajuk 'Beta Cinta Indonesia'. Pagelaran ini, yang diadakan untuk merayakan 40 tahun dirinya berkarya sebagai seniman, digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis malam (20/10).
Seniman yang bernama lengkap Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra itu mengaku, pagelaran tersebut adalah yang pertama dalam 12 tahun, setelah pentas kolosalnya pada 1989. "Saya menggelar pementasan ini karena dorongan teman-teman yang mengingatkan bahwa saya sudah 40 tahun berkarya," akunya.
Pagelaran pada Kamis (20/10) malam itu adalah pentas pertama untuk keluarga, sahabat dan media, sebelum rangkaian petikan karya Guruh ditampilkan selama tiga hari berturut-turut. Tampak hadir pada pementasan itu antara lain adalah Eros Djarot, Rina Hasyim, juga Maudy Koesnaedi.
Pentas yang berdurasi selama 120 menit itu terbagi dalam dua sesi, dengan menampilkan tarian dan nyanyian hasil karya Guruh selama empat dekade bergumul dengan dunia seni. Sejumlah musisi yang ikut mewarnai pementasan itu antara lain adalah Teuku Adi Fitrian (Tompi), Elfonda Mekel (Once), B3, serta Vidi Aldiano.
Sementara, lagu yang dibawakan oleh para musisi ternama tanah air tersebut, antara lain terdiri dari Smaradhana, Nostalgia Hotel Des Indes, Janger, Zamrud Khatulistiwa, hingga Melati Suci. Juga ada tembang Gemuruh, yang didedikasikan Guruh bagi almarhum ayahandanya.
Melalui pagelaran itu, koreografer dan komposer kelahiran Jakarta, 13 Januari 1953 itu, ingin menyampaikan kecintaannya pada Indonesia melalui karya seni dan budaya. Lebih dari itu, adik bungsu mantan Presiden Megawati itu juga ingin mengajak penonton di dalam ruang Teater Jakarta untuk melestarikan budaya bangsa.
"Saya ingin semua yang ada di sini untuk mengajarkan kesenian pada anak-anak kita, penerus kita, seperti yang saya lakukan. Karena bagi saya, seni adalah alat perjuangan," tegasnya.
Untuk menandai perayaan empat dekade Guruh berkarya, pagelaran karya 'Beta Cinta Indonesia' ini sendiri akan dihadirkan selama tiga hari, mulai Jumat (21/10) hingga Minggu (23/10).
Seniman Guruh Soekarnoputra mempersembahkan pagelaran yang menampilkan karya-karya seninya dengan tajuk 'Beta Cinta Indonesia'. Pagelaran ini, yang diadakan untuk merayakan 40 tahun dirinya berkarya sebagai seniman, digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis malam (20/10).
Seniman yang bernama lengkap Muhammad Guruh Irianto Soekarnoputra itu mengaku, pagelaran tersebut adalah yang pertama dalam 12 tahun, setelah pentas kolosalnya pada 1989. "Saya menggelar pementasan ini karena dorongan teman-teman yang mengingatkan bahwa saya sudah 40 tahun berkarya," akunya.
Pagelaran pada Kamis (20/10) malam itu adalah pentas pertama untuk keluarga, sahabat dan media, sebelum rangkaian petikan karya Guruh ditampilkan selama tiga hari berturut-turut. Tampak hadir pada pementasan itu antara lain adalah Eros Djarot, Rina Hasyim, juga Maudy Koesnaedi.
Pentas yang berdurasi selama 120 menit itu terbagi dalam dua sesi, dengan menampilkan tarian dan nyanyian hasil karya Guruh selama empat dekade bergumul dengan dunia seni. Sejumlah musisi yang ikut mewarnai pementasan itu antara lain adalah Teuku Adi Fitrian (Tompi), Elfonda Mekel (Once), B3, serta Vidi Aldiano.
Sementara, lagu yang dibawakan oleh para musisi ternama tanah air tersebut, antara lain terdiri dari Smaradhana, Nostalgia Hotel Des Indes, Janger, Zamrud Khatulistiwa, hingga Melati Suci. Juga ada tembang Gemuruh, yang didedikasikan Guruh bagi almarhum ayahandanya.
Melalui pagelaran itu, koreografer dan komposer kelahiran Jakarta, 13 Januari 1953 itu, ingin menyampaikan kecintaannya pada Indonesia melalui karya seni dan budaya. Lebih dari itu, adik bungsu mantan Presiden Megawati itu juga ingin mengajak penonton di dalam ruang Teater Jakarta untuk melestarikan budaya bangsa.
"Saya ingin semua yang ada di sini untuk mengajarkan kesenian pada anak-anak kita, penerus kita, seperti yang saya lakukan. Karena bagi saya, seni adalah alat perjuangan," tegasnya.
Untuk menandai perayaan empat dekade Guruh berkarya, pagelaran karya 'Beta Cinta Indonesia' ini sendiri akan dihadirkan selama tiga hari, mulai Jumat (21/10) hingga Minggu (23/10).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




