Aksi Koboy Jalanan
Orang Tak Dikenal Tembak Innova di Senayan
Jumat, 18 Oktober 2013 | 16:37 WIB
Jakarta - Aksi koboy jalanan kembali terjadi di Jakarta. Sebuah mobil Kijang Innova B 1102 RFN, milik Eni, ditembak orang tak dikenal di depan Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Akibatnya, kaca belakang mobil pecah.
Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan, peristiwa penembakan itu terjadi Kamis (17/10) malam, sekitar pukul 21.15.
"Sebuah mobil telah ditembak oleh seseorang tak dikenal, mengenai kaca belakangnya. Kaca retak dan pecah, namun pecahnya terkumpul. Jadi masih ada di mobil itu," ujar Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/10).
Dikatakan Rikwanto, hasil pemeriksaan Polres Jakarta Pusat, polisi menemukan dua buah gotri di lokasi kejadian.
"Hasil pemeriksaan ditemukan, 7 meter dari lokasi mobil ada gotri berdiameter kurang lebih 3 milimeter. Kemudian sekitar 3 meter, ada gotri lagi sudah agak rusak sedikit," ungkapnya.
Rikwanto menyampaikan, kesimpulan sementara, pada waktu terjadi benturan antara gotri dengan kaca, gotri tidak menembus atau masuk ke dalam mobil. "Tidak tembus, namun meremukan kaca," bilangnya.
Menurut Rikwanto, mobil Toyota Innova itu milik Ibu Eni. Sebelum kecelakaan, ia baru saja keluar dari Mal Senayan City.
"Sekarang penyidik sudah memeriksa tiga orang saksi, sopir dan dua anaknya. Sedangkan, Ibu Eni, belum diperiksa karena masih syok," jelasnya.
Berdasarkan pemeriksaan terhadap tiga saksi itu, sambungnya, tidak terdengar suara tembakan senjata api.
"Diduga ini adalah jenis Air Gun yang mempunyai tekanan gas cukup tinggi sehingga bisa memecahkan kaca mobil. Ada dua kali penembakan, kena kaca belakang. Namun, hanya satu yang kena. Jadi gotri yang satu missing (gagal) penembakan," tegasnya.
Rikwanto menuturkan, langkah selanjutnya penyidik akan meminta CCTV yang ada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Rencana selanjutnya, penyidik akan meminta CCTV yang ada didekat TKP. Kemudian, juga akan memeriksa sekuriti lapangan golf, karena lokasi dekat dengan lapangan golf," paparnya.
Menyoal motif, Rikwanto mengaku penyidik belum mengetahuinya.
"Motif belum diketahui. Kami akan tanyakan kepada pemilik mobil Ibu Eni, apa ada perselisihan, apa ada tidak suka padanya, atau hanya iseng. Dalam waktu dekat kita periksa Ibu Eni, mudah-mudahan ada motif yang ditemukan terkait penembakan itu," katanya.
Ihwal apakah terkait dengan teror, mengingat suami korban bekerja sebagai Jaksa, Rikwanto belum bisa memastikannya.
"Belum tahu. Kita akan tanyakan segera. Ibu Eni belum kita periksa karena masih syok. Bisa jadi satu atau dua hari ini, mudah-mudahan bisa diperiksa. Nanti ibu Eni akan cerita apakah ada permasalahan dalam pekerjaan atau ada hal lainnya. Ibu Eni bekerja di Kementerian Perdagangan, suaminya yang Jaksa," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




