PLTN Fukushima Bersiap Hadapi Ancaman Badai

Jumat, 25 Oktober 2013 | 02:45 WIB
YS
B
Penulis: Yuliantino Situmorang | Editor: B1
Tangki pendingin reaktor nuklir Fukushima
Tangki pendingin reaktor nuklir Fukushima (cbc/cbc)

Fukushima - Pengelola PLTN Fukushima Daiichi yang tengah bermasalah, saat ini sedang berlomba dengan waktu guna mengamankan ruang penampungan untuk air hujan tercemar seiring dengan mendekatnya badai topan kuat lainnya.

Perusahaan Tenaga Listrik Tokyo (TEPCO) telah mulai memindahkan air hujan ke kolam-kolam bawah tanah yang dianggap mudah bocor. Air hujan tersebut berasal dari sejumlah topan dan hujan lebat yang telah memenuhi bagian dalam tanggul pembatas di sekeliling tangki-tangki limbah air.

TEPCO selama ini menampung kebanyakan air hujan tercemar di dalam tangki-tangki dan di lantai bawah tanah sebuah gedung turbin. Akan tetapi dengan topan Francisco yang diperkirakan akan menerjang daratan Jepang akhir pekan ini, tangki-tangki tersebut diperkirakan tidak akan cukup menampung air hujan.

Regulator nuklir Jepang telah menyetujui untuk memindahkan air tercemar ke tiga kolam bawah tanah. Kolam-kolam tersebut memiliki kapasitas total sekitar 9.000 ton.

TEPCO sebelumnya sempat berhenti menggunakan kolam-kolam tersebut setelah beberapa kolam dengan model serupa bocor pada April lalu. Perusahaan itu kini menyatakan tidak ada pilihan lain selain menggunakan kolam-kolam tersebut.

TEPCO juga mengutarakan pihaknya menemukan sinar beta sebanyak 140.000 becquerel per liter yang mengeluarkan radiasi di sebuah selokan di kompleks PLTN tersebut pada hari Rabu. Tingkat radiasi itu telah berlipat ganda dibandingkan hari sebelumnya. TEPCO mengatakan, pihaknya kini tengah memindahkan air tercemar di sana ke sebuah tangki.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon