Caleg Muda Mesti Tampil Beda
Jumat, 25 Oktober 2013 | 21:16 WIB
Jakarta - Calon anggota legislatif (caleg) muda harus mempunyai ciri pembeda. Artinya, caleg muda perlu menonjolkan ide dan gagasan yang berbeda dengan caleg-caleg tua.
Hal itu disampaikan Koordinator Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahuddin dalam Diskusi Politik Pemilu 2014 bertajuk "Peran Caleg Muda Dalam Menata Bangsa - Jelang 28 Oktober (Sumpah Pemuda)", di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (25/10).
"Caleg muda harus punya nilai pembeda dengan caleg tua. Apalagi caleg muda punya kelebihan pada kreativitas, ide dan gagasan," kata Said.
Dia mengakui bahwa caleg muda kesulitan menghadapi persoalan dana. Namun, metode kampanye caleg muda harus membela kepentingan rakyat. "Harus ada bukti kongkret dari caleg muda. Sejak jadi calon mesti sudah berkontribusi ke masyarakat. Ada metode kampanye yang bisa dilakukan yakni fungsi advokasi," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama Caleg Partai Amanat Nasional (PAN), Didi Suprianto mengapresiasi banyaknya kawula muda yang maju sebagai caleg.
"Kalau semua kita masuk dalam politik praktis kan enggak ada salahnya. Kita bisa lebih kontribusi nyata dibanding teriak-teriak dari luar sistem," kata Didi.
Akan tetapi, dia berharap, jika terpilih nanti caleg muda tidak terlibat korupsi. "Hasil pemilu 2009 lalu setelah duduk sebagai legislator, banyak anak muda ternyata korupsi. Mudah-mudahan ke depannya tidak. Kita harap pemilu bisa hasilkan caleg muda yang bisa perangi korupsi, kolusi dan nepotisme," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




