Ibu dan 4 Anak Ditikam Hingga Tewas di New York
Senin, 28 Oktober 2013 | 10:07 WIB
New York - Seorang ibu dan empat anaknya asal Tiongkok tewas mengenaskan pada tengah malam di sebuah apartemen di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.
Polisi tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu (26/10) malam dan mendapati kelima korban sudah tidak bernyawa.
Seorang anak balita dan dua anak perempuan dinyatakan meninggal dunia oleh kru ambulans yang telah memeriksa apartement tersebut.
Sementara sang ibu dan anak laki-lakinya segera dilarikan ke rumah sakit sudah tidak bisa diselamatkan lagi oleh tim dokter.
Pelaku diketahui adalah sepupu sang ayah dan telah tinggal bersama keluarga itu dalam beberapa minggu terakhir. Ming Don Chen (25) dijerat dengan lima pasal pembunuhan.
Juru bicara pemadam kebakaran Jim Long mengatakan pegawai darurat merespons laporan insiden yang berasal dari seseorang di rumahnya di wilayah Sunset Park sebelum jam 11 malam.
Berbagai media melaporkan bahwa saudara perempuan si ibu yang tewas, yang berada di apartemen pada saat pembunuhan terjadi, berhasil selamat tanpa cidera dan menelpon nomor darurat.
Harian New York Post mengatakan sang ayah tiba saat keluarganya sedang dibantai, tapi sayangnya tidak bisa menyelamatkan mereka.
"Sang ayah masuk dan menangkap (pelaku), mencoba menghentikannya tapi sudah terlambat," kata salah seorang polisi yang berbicara kepada New York Post.
Tersangka, yang diyakini masih memiliki hubungan keluarga dan menderita sakit jiwa, terlihat digiring polisi dengan telanjang kaki dan berlumuran darah. Sebuah golok dan gunting diambil dari apartemen tempat insiden keji itu terjadi.
Para tetangga mengatakan tersangka tinggal bersama keluarga tersebut. Tersangka tidak melakukan perlawanan saat polisi membawanya dengan tangan terborgol.
"Dia sangat tenang dan menjawab berbagai pertanyaan, bahkan di saat polisi membawa dua kantong hitam yang membungkus dua anak yang menjadi korban," kata salah seorang tetangga.
"Dia tenang menjawab berbagai pertanyaan walau korban yang berlumuran darah dan diangkut dengan tandu lewat. Dia kelihatan tidak merasa gusar," kata tetangganya.
Sementara tetangga lain mengatakan insiden tersebut seperti film horor.
"Saya lihat ibu dan anak-anaknya berlumuran darah. Mereka dibawa dengan tandu," kata Kenny Lin (33) yang tinggal di dekat lokasi kejadian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




