Kontingen SEA Games Minta Dukungan Masyarakat
Selasa, 25 Oktober 2011 | 10:17 WIB
Segala persiapan sudah dilalui, hingga kini menghadapi kompetisi sebenarnya, para atlet pun meminta dukungan maksimal.
Dengan waktu penyelenggaraan SEA Games yang kian mendekat, para atlet pun meminta dukungan dan doa dari publik, agar dapat meraih dan mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa. Lewat kampanye sosial bertajuk 'Ayo! Indonesia Bisa' di Jakarta, Senin (24/10), para pelatih dan atlet mengatakan bahwa mereka telah berlatih untuk SEA Games dan kini siap menghadapi ujian sebenarnya.
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, mengatakan bahwa mereka punya dua laga uji coba menjelang SEA Games mendatang, yaitu melawan Timor Leste pada 25 Oktober (Selasa ini), serta menghadapi Persib Bandung pada 28 Oktober. "Kami mengundang suporter untuk datang dan memberikan atmosfir kompetisi lebih awal, saat tim bermain melawan Timor Leste, besok," katanya.
Dukungan itu, kata Rahmad, sangat dibutuhkan saat Indonesia menghadapi kompetisi sebenarnya di SEA Games, melawan pesaing-pesaing berat dari Asia Tenggara yang ada di Grup A. "Semua orang mungkin berpendapat bahwa kami akan menghadapi jalan berat di fase grup. Tergantung bagaimana kita melihatnya, (dan) seberapa bagus persiapan kita. Bagi saya, tidak ada yang tak mungkin. Kami minta doanya," katanya.
"Kami di sini juga mengemban misi untuk menyatukan semua perbedaan yang pernah terjadi di antara stakeholders sepak bola negeri ini, melalui penampilan di SEA Games," tambah Rahmad. Untuk diketahui, laga perdana timnas U-23 Indonesia di SEA Games ini adalah menghadapi Kamboja pada 9 November depan.
Sementara itu, bagi pelatih tim renang, Albert Sutanto, SEA Games juga berarti bahwa segala persiapan selama setahun, termasuk uji coba, mencapai tujuan akhirnya. Para perenang sendiri, katanya pula, sekarang sudah memasuki fase pengurangan latihan, demi mencapai penampilan puncak pada saatnya.
"Setelah sejumlah uji coba yang mereka lalui, kami bisa katakan bahwa beberapa perenang kita adalah yang terbaik di kawasan ini. Mereka telah menjalani persiapan, dan yang kami butuhkan (kini) adalah dukungan anda, juga doa, supaya mereka dapat tampil dalam kondisi terbaik di SEA Games ini," ujar Albert.
Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) sendiri menargetkan meraih 6 (enam) dari total 38 medali emas di cabang renang. Dan salah satu harapan peraih medali itu adalah Nicko Biondi yang tampil di gaya dada 50 dan 100 meter.
Di SEA Games keduanya ini, Nicko mengaku berharap ia dapat meningkatkan pencapaiannya. "Saya finish keempat di gaya dada 50m di SEA Games 2009 Laos. Itu sebelum FINA (organisasi renang dunia) melarang perenang memakai pakaian penutup badan. Saya (waktu itu) tidak memakainya," ujar perenang berusia 22 tahun itu.
Sekarang, larangan itu telah berlaku. Nicko pun siap memberikan kemampuan terbaiknya dan mencapai prestasi teratas, meski untuk itu dia juga harus bersaing dengan rekan setim sekaligus peraih emas SEA Games 2009, Indra Gunawan. "Kami butuh dukungan anda semua," tandasnya.
Dengan waktu penyelenggaraan SEA Games yang kian mendekat, para atlet pun meminta dukungan dan doa dari publik, agar dapat meraih dan mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa. Lewat kampanye sosial bertajuk 'Ayo! Indonesia Bisa' di Jakarta, Senin (24/10), para pelatih dan atlet mengatakan bahwa mereka telah berlatih untuk SEA Games dan kini siap menghadapi ujian sebenarnya.
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, mengatakan bahwa mereka punya dua laga uji coba menjelang SEA Games mendatang, yaitu melawan Timor Leste pada 25 Oktober (Selasa ini), serta menghadapi Persib Bandung pada 28 Oktober. "Kami mengundang suporter untuk datang dan memberikan atmosfir kompetisi lebih awal, saat tim bermain melawan Timor Leste, besok," katanya.
Dukungan itu, kata Rahmad, sangat dibutuhkan saat Indonesia menghadapi kompetisi sebenarnya di SEA Games, melawan pesaing-pesaing berat dari Asia Tenggara yang ada di Grup A. "Semua orang mungkin berpendapat bahwa kami akan menghadapi jalan berat di fase grup. Tergantung bagaimana kita melihatnya, (dan) seberapa bagus persiapan kita. Bagi saya, tidak ada yang tak mungkin. Kami minta doanya," katanya.
"Kami di sini juga mengemban misi untuk menyatukan semua perbedaan yang pernah terjadi di antara stakeholders sepak bola negeri ini, melalui penampilan di SEA Games," tambah Rahmad. Untuk diketahui, laga perdana timnas U-23 Indonesia di SEA Games ini adalah menghadapi Kamboja pada 9 November depan.
Sementara itu, bagi pelatih tim renang, Albert Sutanto, SEA Games juga berarti bahwa segala persiapan selama setahun, termasuk uji coba, mencapai tujuan akhirnya. Para perenang sendiri, katanya pula, sekarang sudah memasuki fase pengurangan latihan, demi mencapai penampilan puncak pada saatnya.
"Setelah sejumlah uji coba yang mereka lalui, kami bisa katakan bahwa beberapa perenang kita adalah yang terbaik di kawasan ini. Mereka telah menjalani persiapan, dan yang kami butuhkan (kini) adalah dukungan anda, juga doa, supaya mereka dapat tampil dalam kondisi terbaik di SEA Games ini," ujar Albert.
Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) sendiri menargetkan meraih 6 (enam) dari total 38 medali emas di cabang renang. Dan salah satu harapan peraih medali itu adalah Nicko Biondi yang tampil di gaya dada 50 dan 100 meter.
Di SEA Games keduanya ini, Nicko mengaku berharap ia dapat meningkatkan pencapaiannya. "Saya finish keempat di gaya dada 50m di SEA Games 2009 Laos. Itu sebelum FINA (organisasi renang dunia) melarang perenang memakai pakaian penutup badan. Saya (waktu itu) tidak memakainya," ujar perenang berusia 22 tahun itu.
Sekarang, larangan itu telah berlaku. Nicko pun siap memberikan kemampuan terbaiknya dan mencapai prestasi teratas, meski untuk itu dia juga harus bersaing dengan rekan setim sekaligus peraih emas SEA Games 2009, Indra Gunawan. "Kami butuh dukungan anda semua," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




