Incar Turis Tiongkok, Kemparekraf Rilis Situs Berbahasa Mandarin
Senin, 11 November 2013 | 23:05 WIB
Beijing - Untuk memberikan informasi lebih lengkap tentang Indonesia dan destinasi wisata bagi wisatawan Tiongkok, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) secara resmi merilis situs promosi pariwisata Indonesia berbahasa Mandarin.
"Situs ini dirancang khusus untuk wisatawan Tiongkok, jadi bukan sekadar menterjemahkan situs kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif yang sudah ada, tetapi kita desain khusus untuk memenuhi kebutuhan wisatawan asal negeri Tirai Bambu yang ingin berwisata ke Indonesia," kata Menparekraf Mari Pangestu di Beijing, Senin (11/11).
Lebih lanjut Mari menambahkan, berdasar penelitian yang dilakukan oleh pihaknya, masih banyak turis Tiongkok yang tidak mengenal Indonesia secara utuh termasuk destinasi wisata yang dimilikinya.
"Sebagian besar calon turis asal negara ini, hanya mengenal Bali. Sedangkan destinasi lain di Indonesia mereka belum kenal. Karena itu, situs ini dibuat sesuai kebutuhan turis asal Tiongkok, tidak saja tentang destinasi wisata yang dimilliki Indonesia, tetapi juga tentang Indonesia secara keseluruhan," katanya.
Mari juga menambahkan bahwa situs ini juga ditujukan tidak saja pada wisatawan Tiongkok yang bepergian secara grup, tetapi lebih utama kepada calon turis yang berpergian secara individual.
"Situs dengan alamat cn.indonesia.travel ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan turis Tiongkok ke Indonesia, dari waktu ke waktu," kata Mari.
"Terlebih, dalam dua tahun terakhir jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia rata-rata mengalami peningkatan dua digit. Diharapkan pada 2013, jumlah turis bisa mencapai 800 ribu orang dan pada 2015 saling kunjung turis kedua negara dapat mencapai dua juta sesuai kesepakatan," tambah Menparekraf.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




