Obral Janji, Polri Akan Lebih Galak Berantas Korupsi

Kamis, 14 November 2013 | 14:36 WIB
FA
FB
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: FMB
Mantan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo (kiri) berbincang bersama Kapolri yang baru, Komisaris Jenderal Polisi Sutarman,  usai upacara serah terima jabatan di halaman Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (29/10)
Mantan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo (kiri) berbincang bersama Kapolri yang baru, Komisaris Jenderal Polisi Sutarman, usai upacara serah terima jabatan di halaman Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (29/10) (Suara Pembaruan/Joanito)

Jakarta -- Polri bertekad untuk tak lagi melempem dalam urusan pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Apalagi korupsi yang melibatkan internalnya sendiri.

Obral janji manis ini diungkap oleh Kapolri Jenderal Sutarman disela peringatan HUT Ke-68 Korps Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok Kamis (14/11).

"Saya sekarang sudah keras untuk keluar menegakkan hukum (pelanggar) korupsi. Bupati sudah ada yang kita tindak, bea cukai ditindak, bupati dan termasuk gubernur ditindak, dan kejaksaan juga sudah terungkap," kata Sutarman.

Sedangkan terkait potensi korupsi yang melibatkan internal Polri, Sutarman juga berjanji untuk meningkatkan pengawasan yang dilakukan kepala kesatuan.

"Untuk selalu mengawasi anggotanya apa yang dilakukan sehingga dapat meminimalisir tugas yang berada diluar tugas pokoknya. Pengawasan internal dilakukan secara berjenjang juga dari media, masyarakat, dan Kompolnas," urainya.

Untuk itu jika ada sinyalemen adanya anggota Polri yang terlibat dalam kasus korupsi, maka dipastikan untuk diproses.

Karena pembuktian korupsi tidak mudah, polisi bekerjasama dengan instansi lain seperti BPKP, IT BPK, dan jaksa untuk mengatasinya.

Saat ini kasus korupsi di Bareskrim ditangani oleh Direktorat Korupsi yang dipimpin oleh Brigjen Idham Azis. Namun hingga kini Azis yang merupakan mantan Wakadensus 88/Antiteror belum menunjukan gebrakan berarti.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon