Obral Janji, Polri Akan Lebih Galak Berantas Korupsi
Kamis, 14 November 2013 | 14:36 WIB
Jakarta -- Polri bertekad untuk tak lagi melempem dalam urusan pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Apalagi korupsi yang melibatkan internalnya sendiri.
Obral janji manis ini diungkap oleh Kapolri Jenderal Sutarman disela peringatan HUT Ke-68 Korps Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok Kamis (14/11).
"Saya sekarang sudah keras untuk keluar menegakkan hukum (pelanggar) korupsi. Bupati sudah ada yang kita tindak, bea cukai ditindak, bupati dan termasuk gubernur ditindak, dan kejaksaan juga sudah terungkap," kata Sutarman.
Sedangkan terkait potensi korupsi yang melibatkan internal Polri, Sutarman juga berjanji untuk meningkatkan pengawasan yang dilakukan kepala kesatuan.
"Untuk selalu mengawasi anggotanya apa yang dilakukan sehingga dapat meminimalisir tugas yang berada diluar tugas pokoknya. Pengawasan internal dilakukan secara berjenjang juga dari media, masyarakat, dan Kompolnas," urainya.
Untuk itu jika ada sinyalemen adanya anggota Polri yang terlibat dalam kasus korupsi, maka dipastikan untuk diproses.
Karena pembuktian korupsi tidak mudah, polisi bekerjasama dengan instansi lain seperti BPKP, IT BPK, dan jaksa untuk mengatasinya.
Saat ini kasus korupsi di Bareskrim ditangani oleh Direktorat Korupsi yang dipimpin oleh Brigjen Idham Azis. Namun hingga kini Azis yang merupakan mantan Wakadensus 88/Antiteror belum menunjukan gebrakan berarti.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




