12 Pendukung Morsi Dipenjara 17 Tahun

Kamis, 14 November 2013 | 18:04 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Massa dari Aliansi Pemuda Peduli Dunia Islam dengan atribut poster wajah presiden Mesir, Morsi menggelar aksi solidaritas di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Selasa (30/7). Dalam aksi damai tersebut mereka mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk bersikap tegas terhadap kejahatan kemanusiaan dan pencederaan demokrasi atas kudeta militer yang sedang terjadi di negara Mesir.
Massa dari Aliansi Pemuda Peduli Dunia Islam dengan atribut poster wajah presiden Mesir, Morsi menggelar aksi solidaritas di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta, Selasa (30/7). Dalam aksi damai tersebut mereka mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk bersikap tegas terhadap kejahatan kemanusiaan dan pencederaan demokrasi atas kudeta militer yang sedang terjadi di negara Mesir. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Kairo – Sebuah pengadilan di Mesir menjatuhkan hukuman penjara 17 tahun kepada 12 pendukung presiden terguling Muhammad Morsi karena turut serta dalam aksi demonstrasi yang penuh kekerasan.

Menurut kantor berita pemerintah, MENA, Kamis (14/11), para demonstran itu divonis bersalah telah menyerang markas lembaga milik Al-Azhar selama gerakan turun ke jalan.

Kelompok Muslim Brotherhood pimpinan Morsi mengatakan di situs resminya bahwa para terdakwa itu adalah mahasiswa Universitas Al-Azhar.

Mereka ditangkap ketika demonstran mencoba menerobos masuk kantor pusat Al-Azhar Oktober lalu. Al Azhar dianggap telah mendukung gerakan militer untuk menggulingkan Morsi.

Mereka bisa bebas dengan jaminan 64.000 pound Mesir atau sekitar Rp 100 juta sambil mengajukan banding.

Lebih dari 1.000 orang yang sebagian besar merupakan pendukung Morsi telah tewas dalam pertikaian melawan polisi, sejak Morsi digulingkan Juli lalu.

Morsi sendiri masih disidang karena diduga terlibat dalam pembunuhan para demonstran dari kelompok oposisi di luar istana saat masih menjabat presiden. Bersamanya terdapat 14 terdakwa lain termasuk mantan para pembantu presiden dan para anggota senior Muslim Brotherhood.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon