Tambahan Pintu Air Manggarai Selesai Pertengahan 2014

Senin, 18 November 2013 | 21:22 WIB
SH
B
Penulis: Siprianus Edi Hardum | Editor: B1
Kampung Pulo Kembali Direndam Banjir Kiriman
Kampung Pulo Kembali Direndam Banjir Kiriman (BeritaSatu.com)

Jakarta - Penambahan pintu air Manggarai direncanakan selesai pada Juli 2014. Pemerintah berjuang agar selesai sesuai rencana supaya warga Kampung Pulo, Jakarta Timur tidak lagi kebanjiran.

Demikian dikatakan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto, kepada wartawan Senin (18/11) ketika mengunjungi lokasi pengerjaan untuk mengetahui progres pembangunan pintu air Manggarai. Acara kunjungan itu, Djoko didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Mohammad Hasan dan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian PU, Danis H Sumadilaga.

"Bila sudah jadi, air dari bisa lewat pintu tersebut untuk kemudian dialirkan ke Kanal Banjir Barat (KBB). Kanal Banjir Barat sendiri kan kapasitasnya sudah kita tingkatkan," kata Djoko.

Djoko mengatakan, bila nantinya masih melebihi kapasitas tampungan KBB, maka air juga bisa dialirkan ke sungai Ciliwung Lama. Saat ini Kementerian PU tengah menangani bantaran sungai Ciliwung Lama melalui dua paket pekerjaan senilai Rp 211 miliar. "Penanganannya sepanjang 8,5 Km dari Manggarai sampai Masjid Istiqlal. Nah yang dari Istiqlal sampai ke lautnya menjadi tugas (Pemda) DKI," kata dia.

Djoko mengharapkan, Pemprov DKI Jakarta juga segera membangun kelanjutan penanganan sungai Ciliwung Lama tersebut. Karena bila hal itu tidak dilakukan, maka efektifitas mengurangi banjir di sepanjang sungai tersebut akan tidak maksimal. "Cuma sayangnya, kalau yang Istiqlal ke laut tidak segera dibangun, ya agak repot. Diatasnya sudah bagus namun ujungnya akan mampet lagi. Jadi DKI harus buru-buru,"lanjutnya.

Dalam peninjauannya, Menteri PU juga menyempatkan melihat penanganan Sungai Sunter hulu di kawasan Halim, Jakarta Timur. Penanganan yang terhubung hingga Kanal Banjir Timur (KBT) tersebut diharapkan akan selesai pada Agustus tahun 2014. "Pekerjaan itu juga ada lanjutannya, dua paket kontrak upper dan lower yang menghubungkan KBT ke laut. Itu termasuk ke dalam program JEDI (Jakarta Emergency Dredging Initiatives). Kontraknya sudah ditandatangani dan akan kita ground breaking pada Minggu ini," tutup Djoko.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon