Sigma: Pemutusan Kerja Sama KPU-Lemsaneg Langkah Tepat

Kamis, 28 November 2013 | 20:56 WIB
YS
B
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: B1
Komisi Pemilihan Umum (Ilustrasi)
Komisi Pemilihan Umum (Ilustrasi) (Istimewa)

Jakarta - Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin, menilai, pemutusan kerja sama antara KPU dengan Lemsaneg sudah cukup tepat. Kerja sama KPU-Lemsaneg terlalu banyak keganjilan dan rawan penyimpangan apabila benar-benar direalisasikan.

"Memang sudah seharusnya demikian (pembatalan kerja sama). Itu artinya KPU dan Lemsaneg memiliki kepekaan terhadap derasnya penolakan kerja sama yang datang dari berbagai elemen masyarakat," kata Said, Kamis (28/11).

Ditegaskan, jika KPU tetap memaksakan kerjasama, justru akan membuat rakyat kehilangan kepercayaan terhadap Pemilu.

"Nah, dari kasus ini saya kira KPU harus belajar betul. Ke depan, tidak boleh lagi mereka mengambil kebijakan terkait Pemilu sesuka hati mereka sendiri. Setiap kebijakan Pemilu yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik harus terlebih dahulu mendengarkan pendapat masyarakat," ujar Said.

Soal pengamanan data Pemilu pasca pemutusan kerja sama, diharapkan tetap pada usulan semula, yaitu KPU bisa meminta bantuan BPPT dan lembaga-lembaga lain yang menurut penalaran yang wajar diperkirakan mampu bersikap netral.

"Dalam hal pelibatan lembaga-lembaga itu dinilai masih belum cukup, saya merekomendasikan agar KPU merekrut para peretas handal yang jumlah melimpah dinegeri ini. Mereka itu orang-orang hebat. Sudah tidak terhitung lagi pembuktian atas keahlian mereka," ucapnya.

Menurutnya, beberapa hacker Indonesia justru malah punya reputasi internasional. Di antaranya bahkan ada yang punya kemampuan menggeser posisi satelit.

"Orang-orang ini bahkan teruji pernah membantu KPU pada Pemilu 2004 menemukan pelaku peretasan terhadap situs KPU. Luar biasa itu. Nah, jadi KPU bisa merekrut mereka sebagai tenaga ahli dibidang IT KPU," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon