Mahasiswa Usakti Dalami Arsitektur Amerika Latin

Kamis, 28 November 2013 | 22:34 WIB
YS
FH
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: FER
Universitas Trisakti (Usakti)
Universitas Trisakti (Usakti) (Istimewa/Istimewa)

Jakarta - Lembaga Budaya Universitas Trisakti (Usakti) bekerjasama dengan Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan (FTSP) Usakti hadirkan Duta Besar Meksiko, Mrs H E Melba Pria dalam Kuliah Umum bertemakan Mexican Development: A Historical Perspective, di Gedung D, Universitas Trisakti, Kamis (28/11).

Sebelumnya, Usakti juga telah hadirkan Duta Besar Venezuela untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai bisnis kebudayaan dan perminyakan di Venezuela dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis Usakti yang ke-48.

Direktur Lembaga Budaya Usakti, N Sutan Assin, menjelaskan, selain mencoba memperkenalkan budaya Meksiko, kegiatan tersebut juga sekaligus menambah wawasan mahasiswa mengenai arsitektur di negara amerika latin.

"Karena ternyata kondisi di Indonesia dan di Meksiko hampir mirip. Di sana juga banyak bangunan-bangunan bersejarah yang masih kurang terproteksi, sehingga dalam kuliah umum disini para dosen maupun mahasiswa dapat saling bertukar pikiran," kata Sutan.

Kuliah umum dibuka dengan menampilkan kesenian dari Indonesia dan Meksiko, melalui tarian Betawi dan tarian Salsa. Dubes Meksiko memberikan materinya yang berjudul Mexican Architecture A Historical Overview, sehingga berlangsung diskusi yang atraktif.

"Dengan adanya acara semacam ini, kami menjadi memiliki kesempatan untuk membeberkan budaya Indonesia kepada negara lain, sehingga mereka dapat melihat dan mengenal lebih jauh mengenai kekayaan budaya yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia," kata Sutan.

Dekan FTSP Usakti, Bambang Endro Yuono, berharap kuliah umum semacam ini dapat menjadi jembatan bagi Usakti untuk bekerjasama dengan Meksiko.

"Tadi juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Kedubes MeKsiko dengan FTSP Usakti, dimana mereka menyatakan siap untuk memayungi berbagai macam kegiatan untuk kedepannya," kata Bambang.

Kedepannya, Usakti pun ingin menghadirkan guest lecture dari Meksko untuk memaparkan terkait dengan arsitektur secara lebih mendetail. Sehingga para mahasiswa terutama jurusan arsitektur bisa bertukar pikiran dan mendapatkan ilmu baru.

Hingga saat ini Pusat Bahasa Usakti yang dinaungi oleh Lembaga Bahasa Usakti tercatat Trisakti memiliki sembilan kursus bahasa asing yang ditujukan bagi peningkatan kualitas kemampuan masyarakat akademis. Diantaranya Spanyol, Inggris, Prancis, Arab, Jerman, Korea, Mandarin, dan lain-lain.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon