Tuai Protes, Kemkes Hentikan Bus Kampanye Bertuliskan "Pekan Kondom Nasional"

Rabu, 4 Desember 2013 | 11:33 WIB
PS
B
Penulis: PR/Ezra Sihite | Editor: B1
Ilustrasi bus kampanye
Ilustrasi bus kampanye "Pekan Kondom Nasional". (Istimewa)

Jakarta - Pusat Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemkes) lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (4/12) menyampaikan, kampanye menggunakan bus bertulis "Pekan Kondom Nasional" dihentikan sementara.

Hal tersebut dinyatakan sesuai hasil pertemuan yang dilakukan pihak kementerian dengan pihak Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) dan DKT yng merupakan salah satu promotor kondom di Indonesia.

Dalam keterangan tersebut juga dinyatakan, Pekan Kondom Nasional bukan kegiatan yang digagas oleh Kemkes, namun didorong oleh pihak swasta dalam hal ini DKT. Oleh karena itu kampanye komunikasi informasi dan edukasi dengan bus diminta untuk tak dilanjutkan.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Pekan Kondom Nasional diprotes oleh berbagai pihak, antara lain partai politik seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ormas, dan sejumlah kalangan. Meski demikian hal ini masih pro-kontra mengingat kampanye tersebut diadakan dengan maksud pencegahan HIV dan penularan penyakit seksual lainnya dalam rangka peringatan hari AIDS sedunia pada 1 Desember.

Adapun rangkaian kegiatan acara Pekan Kondom Nasional 2013 yaitu lomba penulisan jurnalistik dengan tema HIV-AIDS, lomba foto media sosial instagram untuk umum, konser musik "Goyang Sutra", kampanye Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) berupa leaflet di 12 kota termasuk pembagian kondom, pengadaan bus yang bertuliskan Pekan Kondom Nasional, dan dilengkapi sarana KIE untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat di Jakarta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon