Pengamat: Century Tidak Terlalu Pengaruhi Elektabilitas Demokrat

Kamis, 12 Desember 2013 | 13:31 WIB
CP
FB
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: FMB
Tiga orang anggota Tim Pengawas Kasus Bank Century di DPR (kanan-kiri) Chandra Tirta Wijaya, Bambang Soesatyo dan Ahmad Yani memberikan keterangan pers menanggapi pemeriksaan Wapres Boediono sebagai saksi oleh KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/11).
Tiga orang anggota Tim Pengawas Kasus Bank Century di DPR (kanan-kiri) Chandra Tirta Wijaya, Bambang Soesatyo dan Ahmad Yani memberikan keterangan pers menanggapi pemeriksaan Wapres Boediono sebagai saksi oleh KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/11). (Antara/Widodo S. Jusuf)

Jakarta – Kasus dugaan korupsi dana talangan Bank Century sebenarnya tidak berpengaruh negatif terhadap Partai Demokrat (PD). Apalagi berdasarkan hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), belum ada indikasi uang Century digunakan untuk kepentingan PD, meskipun sejumlah pihak menilai bahwa PD memanfaatkan uang Century.

Hal itu disampaikan pengamat politik dari Charta Politika, Arya Fernandes di Jakarta, Kamis (12/12).

"Hasil temuan BPK tidak mengarah pada kesimpulan uang Century mengalir ke PD. Kecuali dalam temuan selanjutnya ada arah ke sana (uang Century ke PD), tapi sekarang kita tidak bisa ambil kesimpulan itu," kata Arya.

Dia menuturkan, secara politik PD tidak melindungi mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang kini menjabat Wakil Presiden, Boediono. Menurutnya, PD hanya tidak setuju tugas Tim Pengawas (Timwas) DPR untuk kasus Century telah melenceng.

"Bagi PD tugas Timwas itu kan hanya mengawasi. Itu sebabnya PD tolak pemanggilan Boediono," tuturnya.

Dia menambahkan, manuver-manuver Timwas tidak berpengaruh kepada publik. Artinya, publik kecil kemungkinan mengapresiasi sepak terjang Timwas. "Manuver Timwas hanya berimbas di tingkatan elite, tidak berpengaruh ke publik," imbuhnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon