Metland Kucurkan Rp 506 Miliar Untuk Mall Baru di Bekasi

Jumat, 13 Desember 2013 | 23:51 WIB
KT
FH
Penulis: Kharina Triananda | Editor: FER
Ahsin Rasheed (CEO of Development Design Group/DDG), Olivia Surodjo, Ir. Nanda Widya (President Director Metland) dan Thomas J.A (Operational Director Metland)
Ahsin Rasheed (CEO of Development Design Group/DDG), Olivia Surodjo, Ir. Nanda Widya (President Director Metland) dan Thomas J.A (Operational Director Metland) (Kharina Triananda/Beritasatu.com)

Bekasi - Semakin meningkatnya masyarakat kelas menengah ke atas di Indonesia, menjadi salah satu alasan dasar PT. Metropolitan Land Tbk. (Metland) mendirikan Grand Metropolitan.

Grand Metropolitan sendiri merupakan pusat perbelanjaan terbaru dari Metland yang dibangun di atas lahan seluas 26.000 m2 dan ditujukan untuk masyarakat kelas menengah ke atas yang tinggal di sekitar Kalimalang, Bekasi.

Lokasinya pun berdekatan dengan Mall Metropolitan, juga milik Metland, yang sudah 20 tahun berdiri.

Menurut Corporate Affairs Director and Corporate Secretary, Olivia Surodjo, untuk membangun Grand Metropolitan, Metland telah menginvestasikan dana sebesar Rp 506 miliar.

"Pembiayaan diperoleh dari hasil Initial Public Offering (IPO) perusahaan sebesar Rp 200 miliar, dari pinjaman bank sebanyak Rp 250 miliar, serta sisanya dari kas internal perseroan," ungkap Olivia pada jumpa pers Pembukaan Grand Metropolitan di Kalimalang, Bekasi, Jumat (13/12).

Dia menambahkan, bahwa hingga saat ini sekitar 92 persen dari total area yang disewakan sudah tersewa dan pada Grand Opening sebesar 70 persen tenant telah membuka gerainya.

"Harga sewa tempat secara umum di Grand Metropolitan memang 20 persen di atas mall yang ada di bekasi. Kira-kira sebesar 50-55 USD per meternya untuk retail," ungkap Thomas J.A, Operational Director of PT. Metropolitan Land Tbk.

Dengan begitu, Grand Metropolitan sebagai produk komersial dari Metland diperkirakan akan memberikan tambahan pendapatan berkelanjutan atau recurring income untuk 2014.

"Kita menargetkan pendapatan 95 persen untuk Grand Metropolitan ini sampai akhir 2014," kata Olivia.

Selain pusat perbelanjaan, Metland juga sedang membangun M-Gold Tower di lokasi yang sama. M-Gold Tower ini merupakan apartemen dan perkantoran yang terintegrasi yang direncanakan rampung pada 2015.

"Hadirnya pusat perbelanjaan, disusul apartemen dan perkantoran akan menjadikan kawasan ini sebagai sentra bisnis terpadu," imbuh Olivia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon