Bangun Pabrik, Sido Muncul Patok Laba Bersih Rp 450 Miliar

Rabu, 18 Desember 2013 | 11:52 WIB
G
WP
Penulis: GUS | Editor: WBP
Dirut PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat (kedua kanan) bersama jajaran Direksi (dari ki-ka) Revi Firmansyah, Sofyan Hidayat dan David Hidayat berbincang usai paparan publik, di Jakarta, Senin (18/11). Sido Muncul perusahaan industri jamu dan farmasi, berencana melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak-banyaknya 1.500.000.000 saham baru atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Dirut PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat (kedua kanan) bersama jajaran Direksi (dari ki-ka) Revi Firmansyah, Sofyan Hidayat dan David Hidayat berbincang usai paparan publik, di Jakarta, Senin (18/11). Sido Muncul perusahaan industri jamu dan farmasi, berencana melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak-banyaknya 1.500.000.000 saham baru atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. (Antara/Audy Alwi/Audy Alwi)

Jakarta - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) akan membangun pabrik dengan dana investasi sebesar Rp 365,4 miliar.

Pabrik baru itu bertempat di Semarang.

"Kami akan bangun pada 2014 atau 2015," ujar Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat di Jakarta, Rabu (18/12)

Dia mengatakan, pembangunan pabrik itu bertujuan mengenjot kapasitas produksi produk Tolak Angin dan Kuku Bima Energi hingga naik 10-20 persen. Perseroan juga akan mendatangkan mesin-mesin berkualitas bagus dari Jerman.

Menurut dia, pabrik tersebut akan dibangun di lahan seluas 10 hektar. Proyeksinya, harga tanahnya senilai Rp 1 juta per meter persegi.

Dengan penambahan kapasitas produksi, pihaknya menargetkan angka penjualan hingga Rp 2,8 triliun dengan laba bersih diperkirakan mencapai Rp 450 miliar pada 2014.

"Penjualan akan disokong penuh oleh produk Kuku Bima dan Tolak Angin. Kontribusi kedua produk itu bisa mencapai 70 persen penjualan," ujar Direktur Sido Muncul, David Hidayat.

Dia mengatakan, Sido Muncul menguasai 70 persen pangsa pasar jamu di Indonesia. Saat ini, perseroan tengah mempersiapkan launching healty drink dan herbal drink yang terbuat dari jamu.

Sido Muncul melakukan pencatatan saham perdana (listing) pagi ini, Rabu (18/12) dengan melepas 1,5 miliar saham atau 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga penawaran Rp 580 per saham, maka dana yang berhasil dihimpun Sido Muncul dari hajatan ini sebesar Rp 870 miliar. Kresna dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek atas IPO Sido Muncul ini.

Saat listing, saham SIDO langsung menguat 100 poin (17,2 persen) menjadi Rp 680 dari harga penawaran Rp 580 per saham saat pencatatan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Rabu (18/12). Emiten ke-31 di bursa sepanjang 2013 ini mencatatkan 15 miliar sahamnya dengan dana yang diraup senilai Rp 870 miliar.

Berdasarkan data BEI yang dikutip Rabu (18/12), hingga pukul 09.15 WIB, emiten saham berkode SIDO ini mencapai level tertinggi di Rp 720, sementara level terendah Rp 640. Pada jam yang sama saham Sido Muncul ditransaksikan dengan volume 102,574 juta senilai Rp 69,9 miliar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon