RI Usulkan Asean Bersatu Tolak Penyadapan
Kamis, 19 Desember 2013 | 13:53 WIB
Jakarta - Indonesia mengusulkan penolakan penyadapan bersama oleh perhimpunan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) yang akan dibahas dalam pertemuan puncak ASEAN berikutnya.
Hal tersebut menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) perlu dilakukan untuk meningkatkan kembali rasa kepercayaan dalam hubungan internasional.
Ide tersebut disampaikan SBY saat bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak.
"Pada pertemuan puncak ASEAN, agar ada kesepakatan penolakan kegiatan spying," demikian disampaikan Presiden SBY saat memberikan keterangan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/12) siang.
Sebelumnya, kegiatan penyadapan menjadi isu sensitif yang bergulir menyusul bocoran mantan agen Amerika Serikat Edward Snowden dan Wikileaks tentang penyadapan yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap sejumlah kepala negara termasuk Indonesia.
Setelah itu dikabarkan pula Australia melakukan penyadapan terhadap SBY dan sejumlah pejabat negara yang menyebabkan hubungan Jakarta dan Canberra sempat menghangat.
Bahkan Indonesia hingga saat ini masih memanggil pulang duta besarnya dan menghentikan sejumlah kerjasama antara lain pertukaran informasi intelijen dan latihan militer bersama.
"Kami sepakat untuk mengajak negara ASEAN bersatu dalam menolak spying ini," kata SBY.
Sementara PM Malaysia dalam kesempatan yang sama menyampaikan hal senada. Penyadapan, kata dia, harus menjadi perhatian bersama dan Malaysia siap mendukung Indonesia yang memotori penolakan bersama atas tindakan memata-matai yang dinilai tidak etis dalam kerangka hubungan diplomasi tersebut.
"Soal pengintipan, spying jadi perhatian sidang ASEAN akan datang dan bila (Indonesia) mengusulkan Malaysia memberikan sokongan yang kuat pada usulan tersebut," kata PM Malaysia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




