Terlibat Bom Bunuh Diri, Dua Teroris Poso Digulung

Senin, 23 Desember 2013 | 16:54 WIB
FA
B
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: B1
Bom bunuh diri yang terjadi di halaman Mapolres Poso. Insert: Foto pelaku bom bunuh diri yang dirilis kepolisian
Bom bunuh diri yang terjadi di halaman Mapolres Poso. Insert: Foto pelaku bom bunuh diri yang dirilis kepolisian (Istimewa/Antara)

Jakarta - Penyidik Densus 88/Antiteror Polri benar-benar "marathon" dalam menangkap pelaku teror menjelang Natal dan Tahun Baru. Setelah menggulung sel teror di Lamongan, Bekasi, Bima dan Sukabumi, detasemen berlambang burung hantu itu kini menyasar Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ada dua orang yang dibekuk di sana, yakni Adnan alias Nan (27) dan Rudianto alias Faisal alias Mahmud alias Jundi (26). Kedua orang tersebut adalah warga Poso yang ditangkap secara terpisah pada Rabu (18/12) dan Minggu (22/12).

"Nan punya peranan sebagai kurir logistik kelompok Santoso dan terlibat pencurian motor sebagai fai. Sedangkan Rudianto terlibat dalam bom bunuh diri di Mapolres Poso yang dilakukan Zainul Arifin," kata Karo Penmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Senin (23/12).

Rudianto, ungkap Boy pula, mengantarkan Zainul hingga ke Pasar Sentral, lalu berpisah sebelum akhirnya Zainul meledakkan dirinya di Mapolres Poso dengan mengendarai motor curian.

"Rudianto juga kurir Santoso di bidang logistik. Dia mengambil dan mengirim bahan peledak, terlibat aksi pencurian kendaraan bermotor, dan peserta tadrip askari (latihan paramiliter) gelombang pertama di Pegunungan Biru Poso (periode) 2010-2011," tambah Boy.

Daftar aksi teror Rudianto tambah panjang, karena seperti dikatakan Boy, dia juga pernah membuat bom bersama-sama dengan Zipo dan Kholid dan juga terlibat pembuatan bom yang diletakkan di Pos Polantas depan SMA Kristen Poso.

Disebutkan pula, keduanya kini masih diperiksa lebih lanjut bekerja sama dengan Polda Sulteng, untuk mengungkap keberadaan Santoso --sosok yang menyebut dirinya pimpinan Mujahidin Indonesia Timur-- yang masih buron hingga kini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon