Penduduk Miskin di Lampung Selatan Berkurang
Rabu, 25 Desember 2013 | 07:25 WIB
Kalianda - Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Sutono menyebutkan bahwa, jumlah penduduk miskin di daerah ini berkurang dari 23 persen pada tahun 2010 menjadi 16 persen pada tahun 2013.
"Penurunan angka kemiskinan ini berkat adanya program pemerintah berbasis ekonomi kerakyatan," kata Sutono, di Kalianda, Rabu (25/12).
Ia mengemukakan bahwa penyumbang terbesar ekonomi kerakyatan tersebut adalah sektor perikanan, pertanian, dan kehutanan sebesar 44,8 persen dari pendapatan produk domestik regional bruto (PDRB) Lampung Selatan.
Model pembangunan di Lampung Selatan, kata Sutono, merupakan pembangunan ekonomi berorientasi kepada masyarakat atau ekonomi kerakyatan yang diharapkan masyarakat miskin, tertinggal, dan tidak produktif akan menjadi lebih baik.
"Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dan taraf hidup masyarakat di daerah ini," ujar Sutono.
Sutono menambahkan, pemkab setempat akan terus mengintensifkan program ekonomi kerakyatan agar kesejahteraan hidup masyarakat terus meningkat sehingga angka kemiskinan dapat ditekan sekecil mungkin.
Sutono mencontohkan, dari sektor perkebunan akan terus meningkatkan program perkelapaan dengan memberikan bantuan bibit kelapa kepada masyrakat yang diharapkan dapat berdampak bagi peningkatan pendapatan mereka.
"Selain itu, pemerintah setempat juga akan memperbaiki berbagai akses jalan di daerah ini agar dapat memperlancar transportasi untuk mengangkut hasil bumi yang menjadi salah satu faktor penting pendukung penggerak perekonomian masyarakat," pungkas Sutono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




