Peserta Konvensi Demokrat Sindir Erick Thohir
Senin, 6 Januari 2014 | 17:45 WIB
Jakarta - Peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat (PD) Endriartono Sutarto menyindir pengusaha nasional yang menghabiskan uang triliunan rupiah hanya untuk membeli klub sepakbola di luar negeri.
Dia mengaku prihatin dengan langkah tersebut, karena menurut dia, uang sebanyak itu lebih baik diinvestasikan di dalam negeri untuk perbaikan ekonomi nasional.
"Saya prihatin ketika ada pengusaha tak menginvestasikan di tanah air, tetapi dia beli klub sepakbola di luar negeri," kata Endriartono dalam acara "Meet The Press 2014" yang digelar Komite Konvensi Capres PD di Jakarta, Senin (6/1).
Namun, Endriartono tidak menyalahkan keputusan yang diambil pengusaha tersebut. Pasalnya hal itu adalah hak pribadi yang tak bisa dilanggar.
Endriartono kemudian menyarankan agar pengusaha lokal tetap berinvestasi di Indonesia sekaligus menarik investor luar.
"Tidak bisa kita salahkan, itu uangnya dia. Tapi kenapa itu bisa terjadi? Mungkin karena iklim investasi kita yang nggak ada daya tarik untuk investasi dalam negeri," imbuhnya.
Diketahui pengusaha nasional yang membeli klub bola asing adalah Erick Thohir. Dia membeli klub tersebut dari pemilik sebelumnya Massimo Moratti.
Rumor yang berkembang menyebutkan bahwa nilai saham yang dijual Moratti kepada Erick Thohir mencapai 300 juta pound atau sekitar Rp 5,4 triliun (nilai kurs 1 pound=Rp 18.000).
Angka ini muncul terkait dengan utang Moratti sebesar 250 juta pound. Dalam dalam penjelasannya kepada BBC, Moratti menyangkal jumlah ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




