Sukhoi-35 Jadi Pilihan Gantikan F-5 Tiger
Selasa, 7 Januari 2014 | 16:24 WIB
Jakarta - Kementerian Pertahanan berencana mengganti pesawat tempur TNI Angkatan Udara F-5 Tiger yang harus memasuki masa pensiunnya, dengan mengganti pesawat tempur baru yang jauh lebih canggih dan di atas generasinya, salah satunya pesawat tempur SU-35 dari Rusia.
"Ada beberapa usulan pesawat tempur yang saat ini masih dikaji untuk memilih yang paling tepat. Apakah pesawat tempur dari Rusia, Amerika, Eropa atau dari negara lain," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, usai Rapim Kemhan yang dihadiri Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan di Kantor Kemhan, Jakarta, Selasa (7/1).
Menurut dia, ada sekitar 5-6 usulan pengganti pesawat tempur TNI AU yang sudah berusia 30 tahun tersebut. Namun, dirinya meminta agar dilakukan pembobotan dan ditambah spesifikasi teknis, sehingga ditemukan pesawat yang tepat untuk gantikan F-5 Tiger.
Menhan berharap agar keputusan untuk memilih pesawat tempur pengganti itu segera diputuskan, agar pada rencana strategis (Renstra) II 2015-2020 dapat dilakukan pembeliann, sehingga datang tepat pada waktunya.
"Saya berharap pesawat tempur yang canggih tersebut mampu membawa peluru kendali jarak jauh," tegasnya.
Di tempat yang sama, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan, TNI AU telah membuat kajian untuk pesawat tempur pengganti F-5 Tiger, seperti Sukhoi SU-35, F-15, F-16 dan pesawat tempur buatan Swedia.
"Kajian itu sedang kami pelajari, tergantung dari kemampuan keuangan negara," ujarnya.
Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia menambahkan, TNI AU menginginkan satu skuadron (16 unit) dalam pengajuan pesawat tempur pengganti F-5 Tiger.
"Kami ikuti renstra yang ada. Selanjutnya kami masih revisi sesuai arahan Panglima TNI dan Kemhan sesuai kemampuan negara untuk membuat masterlist," katanya.
KSAU menuturkan, setiap rensra itu ada pergantian pesawat yang tak layak, sehingga dilakukan modernisasi sesuai perkembangan teknologi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




