Apartemen Sentra Timur Siapkan Enam Tower Baru

Jumat, 10 Januari 2014 | 20:31 WIB
P
FH
Penulis: Pamudji | Editor: FER
CEO PT Graha Multi Insani Wawan D Guratno saat memberikan penjelasan terkait peluncuran apartemen Hadiningrat Terrace, di Marketing Office Epicentrum Rasuna South Gate Area, Jakarta, Jumat (8/11)
CEO PT Graha Multi Insani Wawan D Guratno saat memberikan penjelasan terkait peluncuran apartemen Hadiningrat Terrace, di Marketing Office Epicentrum Rasuna South Gate Area, Jakarta, Jumat (8/11) (Imam Mudzakir/Investor Daily)

Jakarta - PT Bakrie Pangripta Loka, pengembang Apar temen Sentra Timur, Jakarta Timur, menyiapkan enam tower baru pada tahun ini. Keenam tower itu menjadi bagian dari 11 tower yang ditargetkan pengembang.

Direktur Utama PT Bakrie Pangripta Loka Dicky Setiawan mengatakan, proses pembangunan sudah dimulai pada awal 2014. Dari groundbreaking hingga proses akhir pembangunan membutuhkan waktu dua tahun. "Kami perkirakan, pada pertengahan 2015 sudah bisa dilakukan toping off (penutupan atap)," ujar Dicky di Jakarta, Kamis (9/1).

Jika sesuai jadwal, lanjut dia, pada akhir 2015 proses pembangunan sudah memasuki tahapan final. "Kami targetkan awal 2016 sudah serah terima," kata dia.

Keenam tower tersebut akan memasok sebanyak 1.750 unit apartemen. Seluruh unit itu, jelas Dicky, akan dijual dalam dua kali peluncuran, yakni pada Maret dan Juni 2014. "Kami optimistis semua unit akan terjual," ujar dia.

Pembangunan enam tower pada 2014 ini, kata Dicky, merupakan bagian dari 11 tower yang ditargetkan pengembang. Dari jumlah itu, sebanyak lima tower sudah terbangun, di mana tiga tower direncanakan masuk tahap toping off dan groundbreaking pada 2013. Tiga tower tersebut masing-masing akan memiliki 350, 400, dan 200 unit apatemen, sehingga totalnya mencapai angka 950 unit.

Dicky menjelaskan, tower oranye yang menjadi bagian dari tiga tower tersebut, akan diserahterimakan kepada konsumen pada pertengahan Januari ini. Sedangkan tower merah akan memasuki tahapan toping off pada Februari, dan serah terima pada April mendatang.

Apartemen yang membidik kelas menengah ini menawarkan beberapa tipe. Di samping tipe 21, juga ditawarkan tipe 30,36, dan 45. Sebagian besar pembeli, kata Dicky, merupakan end user.

Di komplek hunian vertikal yang berlokasi di Jl. Sentra Primer Timur Pulogebang Cakung Jakarta Timur ini terdapat beberapa fasilitas. Di antaranya, menurut Dicky, adalah masjid dua lantai yang bisa menampung 1.250 jamaah. Fasilitas lain, adalah jogging track. lahan parkir, kolam renang, dan komersial area.

Dicky menjelaskan, pihaknya sengaja membidik pasar kelas menengah. Alasannya, pertumbuhan ekonomi kelas menengah lebih besar dibanding kelas atas.

"Kalau dari perkembangan Indonesia, yang berkembang itu kelas menengah. Akhirnya, kami stay di sana," ujar Dicky.

Menyinggung soal suku bunga kredit pemilikan apartemen (KPA), sebelumnya Dicky mengatakan, sensitivitas konsumen terhadap bunga bank terbilang kecil.

Seluruh tower apartemen berdiri di atas lahan seluas tiga hektare. Proyek ini diperkirakan menelan investasi sebesar Rp 400 miliar. Namun, menyusul adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan penur unan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Dicky mengakui, perusahaan akan mengoreksi nilai total investasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon